ADVERTISEMENT

4 Fakta Horor Serangan Rusia di Mal Ukraina Bak Neraka

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 29 Jun 2022 06:01 WIB
Pusat perbelanjaan di Kremenchuk, Ukraina, dihantam rudal Rusia. Tak hanya menghancurkan bangunan mal, sebanyak 16 orang dilaporkan tewas akibat serangan itu.
Foto: Reuters
Jakarta -

Rusia meluncurkan serangan rudal ke Kota Kremenchuk, Ukraina tengah. Rudal itu menghantam sebuah mal yang menewaskan 16 orang.

Sebuah video yang dibagikan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menunjukkan mal dilalap api dengan puluhan penyelamat dan sebuah truk pemadam kebakaran di luar. Layanan darurat juga menerbitkan gambar yang menunjukkan sisa-sisa bangunan yang membara dengan petugas pemadam kebakaran dan penyelamat berusaha membersihkan puing-puing.

Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan serangan itu sengaja dilakukan bertepatan dengan jam tersibuk mal dan menyebabkan jumlah korban maksimum. Angkatan Udara Ukraina menyebut mal itu dihantam oleh rudal anti-kapal Kh-22 yang ditembakkan dari pembom Tu-22 dari wilayah Kursk di Rusia barat.

"Tembakan rudal di Kremenchuk menghantam daerah yang sangat sibuk yang tidak memiliki hubungan dengan permusuhan," tulis Wali Kota Vitali Maletsky di Facebook.

16 Orang Tewas

Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan lebih dari 1.000 orang berada di pusat perbelanjaan pada saat kejadian. Menurut para saksi serangan rudal tersebut menyebabkan kebakaran besar dan membuat kepulan asap hitam membubung ke langit.

"Bahkan tidak mungkin membayangkan jumlah korban ... Tak ada gunanya mengharapkan kesopanan dan kemanusiaan dari Rusia," kata Zelensky di aplikasi perpesanan Telegram seperti dikutip media Channel News Asia, Selasa (28/6/2022).

Kepala layanan darurat Ukraina mengatakan pada Selasa (28/6) pagi, serangan rudal di sebuah pusat perbelanjaan di pusat kota Kremenchuk tersebut telah menewaskan 16 orang dan 59 terluka.

"Sampai sekarang, kami mengetahui 16 orang tewas dan 59 luka-luka, 25 di antaranya dirawat di rumah sakit. Informasi sedang diperbarui," kata Sergiy Kruk di Telegram.

Zelenksy Kutuk Serangan Rudal Rusia

Zelensky mengutuk serangan rudal Rusia di sebuah pusat perbelanjaan di pusat kota Kremenchuk sebagai 'aksi teroris paling berani'.

"Serangan Rusia hari ini di pusat perbelanjaan di Kremenchuk adalah salah satu aksi teroris paling berani dalam sejarah Eropa," kata Zelensky dalam postingannya di Telegram seperti dilansir dari kantor berita AFP, Selasa (28/6/2022).

"Kota yang damai, pusat perbelanjaan biasa -- wanita, anak-anak, warga sipil biasa di dalamnya," imbuhnya.

Simak Video 'Jelang Kedatangan Jokowi, Ukraina Masih Dihujani Rudal':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT