ADVERTISEMENT

Korban Tewas Akibat Serangan Rudal Rusia ke Mal di Ukraina Jadi 13 Orang

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 28 Jun 2022 04:20 WIB
Rescue workers evacuate a person from a residential building damaged by a Russian missile strike, as Russias attack on Ukraine continues, in Kyiv, Ukraine June 26, 2022. REUTERS/Valentyn Ogirenko      TPX IMAGES OF THE DAY
Ilustrasi serangan rudal Rusia ke Ukraina (Foto: Reuters)
Kyiv -

Korban tewas akibat serangan rudal Rusia yang menghantam mal di Kota Kremenchuk, Ukraina tengah, terus bertambah. Jika sebelumnya ada 10, kini korban tewas akibat serangan rudal itu menjadi 13 orang.

"Serangan Rusia hari ini di pusat perbelanjaan di Kremenchuk adalah salah satu aksi teroris paling berani dalam sejarah Eropa," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam siaran malamnya yang diposting di Telegram, seperti dilansir dari AFP (28/6/2022).

Dmytro Lunin, gubernur wilayah Poltava tempat Kremenchuk berada mengatakan jumlah korban tewas telah meningkat dari 10 menjadi setidaknya 13 orang. Sementara lebih dari 40 orang lainnya dilaporkan terluka.

Sebelumnya, Zelensky mengatakan lebih dari seribu warga sipil berada di mal ketika rudal menghantam kota yang berpenduduk 220.000 orang sebelum perang.

"Mall terbakar, penyelamat sedang memadamkan api. Jumlah korban tidak mungkin dibayangkan," tulis Zelensky di Facebook.

Sebuah video yang dibagikan oleh presiden Ukraina itu menunjukkan mal dilalap api dengan puluhan penyelamat dan sebuah truk pemadam kebakaran di luar. Layanan darurat juga menerbitkan gambar yang menunjukkan sisa-sisa bangunan yang membara dengan petugas pemadam kebakaran dan penyelamat berusaha membersihkan puing-puing.

Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan serangan itu sengaja dilakukan bertepatan dengan jam tersibuk mal dan menyebabkan jumlah korban maksimum.

Angkatan Udara Ukraina mengatakan mal itu dihantam oleh rudal anti-kapal Kh-22 yang ditembakkan dari pembom Tu-22 dari wilayah Kursk di Rusia barat.

"Tembakan rudal di Kremenchuk menghantam daerah yang sangat sibuk yang tidak memiliki hubungan dengan permusuhan," tulis Wali Kota Vitali Maletsky di Facebook.

Simak Video 'Penampakan Mal Ukraina Terbakar Dihantam Rudal Rusia, 10 Tewas':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT