ADVERTISEMENT

Restoran Apung Raksasa Tenggelam di Laut China Selatan

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 21 Jun 2022 13:17 WIB
Hong Kongs iconic Jumbo Floating Restaurant is towed away in Hong Kong, Tuesday, June 14, 2022. Hong Kongs iconic restaurant on Tuesday departed the city, after its parent company failed to find a new owner and lacked funds to maintain the establishment amid months of COVID-19 restrictions. (AP Photo/Kin Cheung)
Restoran apung raksasa saat ditarik meninggalkan Hong Kong (AP Photo/Kin Cheung)
Hong Kong -

Restoran apung raksasa di Hong Kong yang menjadi daya tarik wisata dan muncul dalam berbagai film Kanton dan bahkan Hollywood, tenggelam di perairan Laut China Selatan. Insiden ini terjadi saat restoran apung ini ditarik keluar dari wilayah Hong Kong setelah ditutup karena masalah keuangan.

Seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (21/6/202), Aberdeen Restaurant Enterprises mengungkapkan bahwa restoran apung bernama Hong Kong Jumbo Floating Restaurant insiden itu terjadi setelah kapal 'mengalami kondisi buruk'.

Restoran apung raksasa yang terkenal itu diketahui ditarik keluar dari Hong Kong sejak Selasa (14/6) pekan lalu.

"Hingga Sabtu (18/6) sore, ketika melewati Kepulauan Xisha di Laut China Selatan, kapal menghadapi kondisi buruk di mana air masuk dengan cepat sebelum kapal mulai miring," tutur Aberdeen Restaurant Enterprises dalam penjelasannya.

"Terlepa dari upaya perusahaan penarik kapal yang bertanggung jawab atas perjalanan itu untuk menyelamatkan kapal, sangat disayangkan kapal itu tenggelam pada Minggu (19/6) waktu setempat," imbuh pernyataan itu.

Tidak ada awak kapal yang mengalami cedera dalam insiden ini.

Pihak Aberdeen Restaurant Enterprises menambahkan bahwa karena kedalaman air di lokasi kejadian mencapai lebih dari 1.000 meter maka 'sangat sulit' untuk melakukan upaya penyelamatan.

"Aberdeen Restaurant Enterprises Limited sangat sedih atas insiden ini. Pihak perusahaan sekarang sedang mencari informasi detail lebih lanjut soal insiden itu dari perusahaan penarik kapal," sebut pihak Aberdeen Restaurant Enterprises.

Lihat juga video 'China Dilanda Banjir Parah, 33 Orang Tewas':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT