ADVERTISEMENT

Sepekan Pencarian Pakar-Jurnalis di Hutan Amazon: Tas Laptop Ditemukan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Jun 2022 07:11 WIB
Jurnalis Inggris Dom Phillips dan pakar masyarakat adat Bruno Pereira, hilang di Amazon. (AP Photo/Bruna Prado)
Jurnalis Inggris Dom Phillips dan pakar masyarakat adat Bruno Pereira, hilang di Amazon. (AP Photo/Bruna Prado)
Atalaia Do Norte -

Sepekan berlalu usai hilangnya jurnalis Inggris Dom Phillips dan pakar masyarakat adat Bruno Pereira di hutan Amazon, Brazil. Personel pemadam kebakaran Brazil menemukan tas punggung serta laptop di pelosok belantara.

Dilansir The Associated Press (AP), Senin (13/6/2022), tas punggung itu ditemukan terikat di satu pohon yang setengah batangnya berada di dalam air. Pihak yang menemukan adalah personel penyelam dari pemadam kebakaran Brazil.

Area ini adalah teritori masyarakat adat Lembah Javari. Saat ini, kawasan ini sedang memasuki musim banjir dan hutan biasa terendam. Temuan barang-barang kemudian dibawa oleh polisi menggunakan perahu ke Atalaia do Norte, kota terdekat.

Di kawasan ini, sangat jarang penduduk lokal yang memiliki peralatan seperti laptop. Meski begitu, belum dipastikan milik siapa gerangan laptop itu. Relawan dari masyarakat adat juga menemukan terpal yang diduga digunakan pria-pria yang hilang itu. Ada pula kaus milik Bruno Pereira di dekat ditemukannya tas.

"Sekarang, harapan kami adalah menemukan setidaknya bagian-bagian tubuh mereka," kata Orlando Possuelo, anggota asosiasi masyarakat adat setempat, UNIVAJA. Sebelumnya, polisi sudah menemukan jejak darah di perahu milik nelayan yang ditangkap, namanya adalah Armadilo da Costa de Oliveira atau Pelado.

Pereira berusia 41 tahun dan Phillips berusia 57 tahun. Mereka terakhir terlihat pada 5 Juni dekat kawasan masuk wilayah adat, di perbatasan Peru dan Kolombia. Namun, mereka tidak pernah tiba di tujuan.

Kawasan tersebut sering menjadi lokasi konflik antar-nelayan, pemburu, dan agen-agen pemerintah. Kekerasan merebak pula karena perdagangan narkoba oleh geng-geng setempa, termasuk perdagangan kokain.

Pereira adalah pimpinan kantor masyarakat Adat milik pemerintah, FUNAI. Dia sudah beberapa kali terlibat operasi melawan penangkapan ikan ilegal, biasanya diwarnai dengan penghancuran peralatan perikanan dan denda untuk nelayan serta penahanan. Hanya masyarakat adat saja yang boleh mencari ikan di wilayahnya.

"Motif kriminalnya adalah perselisihan soal inspeksi pencarian ikan," kata Wali Kota Atalaia do Norte, Denis Paiva, bersepekulasi.

Adapun Dom Phillips adalah seorang penulis lepas yang telah menulis untuk The Guardian, Washington Post, dan publikasi lainnya.

Simak video 'Jurnalis Inggris Hilang di Hutan Amazon, Brasil Kerahkan Militer':

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT