ADVERTISEMENT

Korsel Kerja Sama dengan AS-Jepang Respons Nuklir Korut

Eva Safitri - detikNews
Minggu, 12 Jun 2022 11:19 WIB
A surface-to-surface missile is launched during a joint live-firing exercise between U.S. and South Korea in unidentified location, South Korea, May 25, 2022. Joint Chiefs of Staff/Yonhap via REUTERS/File Photo
Rudal permukaan-ke-permukaan diluncurkan dalam latihan tembak gabungan Korsel dan AS (Foto: Joint Chiefs of Staff/Yonhap via REUTERS/File Photo)
Jakarta -

Menteri Pertahanan Korea Selatan Lee Jong-sup mengatakan negaranya akan meningkatkan kemampuan pertahanannya dan bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS) dan Jepang. Hal itu guna melawan ancaman nuklir dan rudal Korea Utara.

Dilansir dari reuters, hal itu diungkapkan Lee pada pertemuan terkait keamanan Asia di Hotel Shangri-La, Singapura, Minggu (12/6/2022). Dia mengatakan situasi di semenanjung Korea merupakan ancaman global dan dia mendesak Korea Utara untuk segera mengakhiri program senjata nuklir dan rudalnya.

Amerika Serikat memperingatkan kalau bulan ini Korea Utara sedang bersiap untuk melakukan uji coba nuklir ketujuh. AS mengatakan akan kembali mendorong sanksi PBB jika itu terjadi.

"Pemerintah Korea Selatan akan memperkuat kemampuan untuk lebih menerapkan pencegahan yang diperluas Amerika Serikat, dan kami akan memperkuat kemampuan respons militer Korea Selatan untuk mencegah ancaman nuklir dan rudal Korea Utara," kata Lee dalam pidatonya.

"Selain itu, kami ingin memperkuat kerja sama keamanan antara Korea Selatan, AS, dan Jepang untuk menanggapi program nuklir dan rudal Korea Utara," tambahnya.

Korea Utara menunjuk Menteri Luar Negeri untuk menjadi juru runding nuklir utama, kata media pemerintah mengatakan pada hari Sabtu, ketika pemimpin Kim Jong Un bersumpah kepada partai yang berkuasa bahwa ia akan menggunakan "kekuatan untuk kekuasaan" untuk melawan ancaman terhadap kedaulatan negara.

Korea Utara telah melakukan setidaknya 18 putaran uji coba senjata tahun ini, menggarisbawahi perkembangan persenjataan nuklir dan rudalnya.

Lee mengatakan Korea Selatan siap untuk memperluas dukungan ekonomi ke Korea Utara jika mengakhiri program nuklirnya.

"Jika Korea Utara membuat kemajuan substansial dalam denuklirisasi, pemerintah kami akan mengejar rencana berani yang dapat menghasilkan pencapaian terobosan bagi ekonomi Korea Utara dan kualitas hidup warganya," katanya.

Simak juga Video: 20 Pesawat Tempur Korsel dan AS Beraksi Usai Korut Uji Coba Nuklir

[Gambas:Video 20detik]



(eva/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT