ADVERTISEMENT

Kesal Dengarkan Tuduhan Eropa, Dubes Rusia Walkout dari Rapat DK PBB

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 07 Jun 2022 09:19 WIB
In this image provided by the United Nations, the U.N. Security Council meets for an emergency session on Ukraine, Monday, Feb. 21, 2022, at the U.N. headquarters. (Evan Schneider/United Nations via AP)
Ilustrasi -- Rapat darurat Dewan Keamanan PBB membahas Ukraina (dok. Evan Schneider/United Nations via AP)
New York -

Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Vassily Nebenzia melakukan walkout dari rapat Dewan Keamanan (DK) PBB pada awal pekan ini. Aksi walkout ini dilakukan Nebenzia saat Presiden Dewan Eropa Charles Michel menuduh Rusia memicu krisis pangan global dengan invasinya ke Ukraina.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (7/6/2022), Michel di hadapan 15 negara anggota DK PBB, pada Senin (6/6) waktu setempat, juga menuduh tentara Rusia melakukan kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan di Ukraina.

Dia secara spesifik mengutip laporan soal adanya tindak kekerasan seksual -- yang menjadi fokus rapat DK PBB tersebut -- dan menggambarkannya sebagai 'taktik penyiksaan, teror dan penindasan'.

Saat berbicara sebelumnya dalam rapat yang sama, Nebenzia 'dengan tegas membantah' setiap tuduhan kekerasan seksual oleh tentara Rusia dan mengecamnya sebagai 'kebohongan'.

Ketika Nebenzia melakukan walkout dari ruang rapat DK PBB saat Michel menyampaikan pernyataannya, Nebenzia yang tampak kesal mengatakan kepada Reuters: "Saya tidak bisa tinggal" karena "kebohongan yang disebarkan Charles Michel di sini".

Berbicara secara langsung kepada Nebenzia saat dia melakukan walkout, Michel menyatakan: "Anda bisa meninggalkan ruangan, mungkin lebih mudah untuk tidak mendengarkan kebenaran."

Invasi Rusia ke Ukraina yang dimulai 24 Februari lalu telah memicu krisis pangan global dengan harga biji-bijian, minyak goreng, bahan bakar dan pupuk melonjak naik. Rusia dan Ukraina diketahui memasok hampir sepertiga pasokan gandum global, sementara Rusia juga eksportir pupuk dan Ukraina merupakan eksportir minyak jagung dan bunga matahari.

Simak Video 'Ancaman Putin Jika Barat Kirim Bantuan Senjata Berat ke Ukraina':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT