ADVERTISEMENT

Badai Topan Tewaskan 214 Orang di Madagaskar dari Januari-April 2022

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 01 Jun 2022 03:25 WIB
Madagaskar porak poranda dihantam Topan Batsirai. Puluhan orang dilaporkan tewas dan sedikitnya 55 ribu warga kehilangan tempat tinggal akibat topan tersebut.
Ilustrasi Madagaskar porak poranda diterjang badai-topan (Foto: REUTERS/ALKIS KONSTANTINIDIS)
Jakarta -

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat badai tropis dan topan telah menewaskan sedikitnya 214 orang di Madagaskar. Jumlah itu tercatat sejak Januari hingga April tahun ini.

"Enam sistem cuaca tropis melanda Madagaskar dari Januari hingga April 2022, menewaskan sedikitnya 214 orang dan mempengaruhi sekitar 571.100 orang di seluruh negeri," kata badan kemanusiaan OCHA, seperti dilansir dari AFP, Rabu (1/6/2022).

Salah satu negara termiskin di dunia itu rentan diterjang badai dan topan antara November dan April setiap tahun. Rentetan badai mengantam Madagaskar tahun ini.

Badai Tropis Ana melanda pada akhir Januari, menewaskan 55 orang. Badai lain, Topan Batsirai, melanda pulau itu pada 5 Februari, merenggut 121 nyawa. Topan Emnati sekali lagi menghantam pantai timur, menewaskan 15 orang lainnya.

Kemudian, Badai Tropis Dumako menerjang timur laut pada pertengahan Februari, menewaskan 14 orang akibat banjir. Topan Gombe pada awal Maret tidak menyebabkan kerusakan besar, tetapi Badai Tropis Jasmine akhir bulan berikutnya menewaskan lima orang.

Wilayah selatan Madagaskar juga telah dirusak oleh kekeringan yang menyebabkan kekurangan gizi dan kantong kelaparan.

"Pada akhir Februari, lebih dari 61 persen wilayah Grand Sud tetap terkena dampak kekeringan ekstrem atau darurat," kata OCHA, mengutip badan anak-anak PBB, UNICEF.

"Berkat bantuan kemanusiaan, kerentanan pangan dan malnutrisi di Grand Sud membaik pada kuartal pertama 2022," tambahnya.

Namun situasinya tetap rapuh, dengan tujuh dari 10 kabupaten di Madagaskar masih dalam krisis.

(fas/fas)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT