ADVERTISEMENT

PM Selandia Baru Tanggapi Penembakan di Texas, Cerita Pengalaman Ngeri

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 26 Mei 2022 15:37 WIB
PM Selandia Baru Jacinda Ardern (AFP Photo)
Foto: PM Selandia Baru Jacinda Ardern (AFP Photo)
Jakarta -

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern ikut menanggapi penembakan brutal di Sekolah Dasar (SD) Robb, Uvalde, Texas, Amerika Serikat (AS) yang menewaskan 21 orang. Jacinda turut berbagi pengalamannya terkait penembakan massal di masjid tahun 2019 di Christchurch.

Seperti dilansir dari CNN, Kamis (26/5/2022) Jacinda berbagi pengalaman negaranya ketika melakukan reformasi kepemilikan senjata dalam diskusi dengan perwakilan Demokrat dan Republik pada hari Rabu (25/5) waktu setempat.

"Selandia Baru memiliki pengalaman mengerikannya sendiri, dan kami membuat perubahan sebagai hasilnya," kata Ardern.

"Kami adalah negara yang melegalkan penggunaan senjata dalam masyarakat kami, namun tetap saja, kami dapat dengan dukungan luas yang hampir bulat untuk membuat perubahan itu," lanjutnya.

Ardern mengatakan bukan haknya untuk memberi tahu orang lain apa yang harus dilakukan. Dia tidak ingin menggurui AS.

"Bukan bagi saya sebagai pemimpin suatu bangsa dengan sejarah dan pengalaman yang berbeda untuk memberi tahu negara lain apa yang harus atau tidak boleh mereka lakukan. Saya di sini bukan untuk melakukan apa pun selain berbagi pengalaman yang dimiliki Selandia Baru," ujarnya.

Saat tampil di acara 'The Late Show with Stephen Colbert' Ardern yang emosional mengatakan dia melihat peristiwa penembakan di Texas 'bukan sebagai politisi,' tetapi 'sebagai seorang ibu,'. Jacinda mengaku sangat prihatin dengan kejadian ini.

Simak Video: Paus Fransiskus Soroti Penembakan Texas yang Tewaskan 19 Anak-anak

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT