Biden Tegaskan AS Akan Bela Taiwan Secara Militer, China Geram!

Tim detikcom - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 16:39 WIB
Presiden AS Joe Biden mengunjungi Polandia di sela-sela perjalanan empat hari ke Eropa. Di Polandia Biden bertemu dan berbincang dengan para pengungsi Ukraina.
Presiden AS Joe Biden (dok. AP Photo)
Beijing -

Otoritas China merespons dengan keras pernyataan terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang menegaskan AS akan membela Taiwan secara militer jika Beijing menginvasi. China pun kembali menyatakan bahwa isu Taiwan menjadi urusan dalam negeri negaranya.

Seperti dilansir AFP, Senin (23/5/2022), pemerintah China selalu memandang Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan bersumpah akan merebut pulau itu suatu hari nanti, bahkan dengan paksa jika diperlukan.

Biden, yang sedang berkunjung ke Jepang, memperingatkan bahwa sikap China yang semakin keras terhadap Taiwan sama saja 'bermain dengan bahaya'. Dia juga menegaskan bahwa AS akan membela Taiwan dari setiap aksi militer yang dilakukan China.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin, memberikan reaksi keras dengan menegaskan bahwa: "Taiwan merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari wilayah China."

"Masalah Taiwan murni urusan internal China," ujar Wang dalam pernyataannya.

"Soal masalah-masalah yang menyentuh kepentingan inti dari kedaulatan dan integritas teritorial, China tidak memiliki ruang untuk kompromi atau konsesi," tegasnya.

Dalam pernyataannya, Biden juga mengaitkan respons negara-negara Barat terhadap invasi Rusia ke Ukraina dengan persepsi Beijing soal risiko aksi militer terhadap Taiwan.

Namun Wang menyatakan China akan selalu membela kepentingan dengan kekuatan 1,4 miliar jiwa penduduknya. "Tidak ada boleh meremehkan tekad kuad, kemauan teguh dan kemampuan kuat rakyat China dalam membela kedaulatan nasional dan integritas wilayah," tegasnya.

(nvc/idh)