Pintu Rusia Ditutup Bagi Biden tapi Tidak untuk Trump

Tim detikcom - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 06:30 WIB
FILE - This combination of Sept. 29, 2020,  file photos shows President Donald Trump, left, and former Vice President Joe Biden during the first presidential debate at Case Western University and Cleveland Clinic, in Cleveland, Ohio. Amid the tumult of the 2020 presidential campaign, one dynamic has remained constant: The Nov. 3 election offers voters a choice between substantially different policy paths. (AP Photo/Patrick Semansky, File)
Donald Trump dan Joe Biden (AP Photo/Patrick Semansky, File)
Jakarta -

Rusia memperbaharui daftar orang-orang yang dilarang masuk ke negaranya. Salah satunya Presiden Joe Biden, namun mantan Presiden Donald Trump tidak ada dalam daftar cekal.

Dilansir dari CNN, Minggu (25/5/2022), terdapat total ada 963 pejabat AS termasuk Presiden Biden yang dilarang masuk ke Rusia. Daftar itu diperbarui di mana isinya didominasi para senator AS serta para anggota DPR.

Selain itu ada sejumlah nama pejabat baik yang masih menjabat atau pun mantan serta jurnalis, prajurit, advokat, hingga warga AS dalam daftar itu.

Salah satu aktor yang masuk daftar adalah Morgan Freeman, dan Rob Rainer.

Donald Trump Tak Masuk Daftar

Mantan pejabat Donald Trump, Mike Pompeo masuk dalam daftar larangan. Dia menjabat sebagai sekretaris negara saat Trump menjadi presiden. Tapi, Donald Trump tidak masu ke daftar tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian di Rusia mengatakan orang-orang di dalam daftar itu dikategorikan sebagai mereka yang menghasut 'Rusia-phobia'. Hal ini disebut pula sebagai sanksi balasan dari Rusia untuk AS.

Simak video 'Rudal Rusia Hancurkan Suplai Senjata AS dan Eropa di Ukraina':

[Gambas:Video 20detik]



Simak berita selengkapnya di sini.