Arab Saudi Eksekusi Mati 3 Terpidana Terorisme

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 15 Mei 2022 13:17 WIB
A Saudi Arabian flag flies on Saudi Arabias consulate in Istanbul on October 4, 2018. - Jamal Khashoggi, a veteran Saudi journalist who has been critical towards the Saudi government has gone missing after visiting the kingdoms consulate in Istanbul on October 2, 2018, the Washington Post reported. (Photo by OZAN KOSE / AFP)
Foto: Bendera Arab Saudi (AFP/OZAN KOSE)
Jakarta -

Dua warga negara Arab Saudi dan seorang warga Yaman dieksekusi mati pada Sabtu (14/5/2022) oleh pemerintahan Arab Saudi. Ketiganya dinyatakan bersalah atas kasus terorisme.

Dilansir dari Saudi Press Agency (SPA), salah satu terpidana mati itu adalah Mohammed bin Khodr bin Hashem Al-Awami. Kemendagri Arab Saudi menyatakan dihukum karena bergabung dengan 'sel teroris' yang mengganggu keamanan, menyebarkan kekacauan, menargetkan pasukan keamanan dan menghancurkan properti publik.

Al-Awami juga dilaporkan memiliki gudang senjata dan bahan peledak di rumahnya, termasuk bom molotov dan barang-barang untuk membuat bahan peledak.

Sementara itu, Hussein bin Ali Al-Abu Abdullah dinyatakan bersalah membantu teroris, membunuh seorang anggota pasukan keamanan dan mendanai operasi teroris dengan motif untuk mengganggu keamanan di Arab Saudi.

Lalu ada warga Yaman, Mohammed Abdelbaset Al-Mualmi yang dihukum karena bergabung dan menjadi mata-mata untuk milisi Houthi yang didukung Iran, dan secara ilegal memasuki Kerajaan untuk melakukan operasi teroris.

Menurut data Kemendagri, Al-Mualmi berbagi koordinat posisi militer di Kerajaan dengan Houthi, menambahkan bahwa target di Arab Saudi diserang sebagai akibat dari mata-matanya.

Pengadilan Kriminal menjatuhkan hukuman mati pada ketiga pria itu, dan putusan itu disetujui oleh Pengadilan Banding dan Mahkamah Agung Arab Saudi.

Simak juga Video: Penguasa Uni Emirat Arab Sheikh Khalifa bin Zayed Tutup Usia

[Gambas:Video 20detik]




(rdp/knv)