561 Tentara Garda Nasional Ukraina Tewas Imbas Berbulan-bulan Invasi Rusia

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 12 Mei 2022 05:10 WIB
Ukrainian soldiers pass on top of an armored vehicle next to destroyed Russian tanks in the outskirts of Kyiv, Ukraine, Thursday, March 31, 2022. Russian forces shelled Kyiv suburbs, two days after the Kremlin announced it would significantly scale back operations near both the capital and the northern city of Chernihiv to “increase mutual trust and create conditions for further negotiations.” (AP Photo/Rodrigo Abd)
Foto: AP Photo
Kiev -

Kepala Garda Nasional Ukraina Oleksiy Nadtochy mengungkap sampai saat ini sudah ada 561 tentara garda nasional Ukraina yang tewas sejak invasi Rusia di Ukraina. Selain itu, sebanyak ribuan tentara tambahan Ukraina juga terluka akibat perang dengan Rusia.

Seperti dilansir AFP, Kamis (12/5/2022), Nadtochy menyampaikan 561 tentara garda nasional yang tewas itu termasuk yang saat ini bersembunyi di pabrik baja Mariupol yang digempur habis Rusia. Dia menyebut, selain menewaskan 561 tentara garda nasional Ukraina, 1.697 tentara tambahan juga terluka sejak awal invasi Rusia pada 24 Februari 2022.

Pernyataannya yang disampaikan pada Rabu (11/5) waktu setempat ini merupakan momen langka. Pasalnya, semua pejabat Ukraina dan Rusia bungkam terkait kerugian militer yang ditimbulkan akibat perang dua negara tersebut.

Tak hanya itu, angka-angka tentara yang tewas dalam pertempuran juga sangat jarang dirilis oleh pejabat Ukraina, termasuk pihak kementerian pertahanan di Kyiv maupun mitranya di Moskow. Hanya Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang pernah menyampaikan terkait dampak kerugian militer yang dialami Ukraina.

Kala itu, Zelensky mengatakan antara 2.500 dan 3.000 tentara Ukraina telah tewas sementara sekitar 10.000 lainnya terluka. Dia mengakui bahwa "sulit untuk mengatakan berapa banyak dari mereka yang akan selamat".

Untuk diketahui, Pengawal Nasional Ukraina, yang berada di bawah kementerian dalam negeri, dibentuk pada Maret 2014 saat Rusia menguasai semenanjung Laut Hitam Krimea. Pengawal Nasional Ukraina itu memang dikerahkan di perbatasan timur Ukraina.

Simak video 'Presiden Zelenskiy: Kenapa Tak Ada yang Mampu Hentikan Perang':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/maa)