Menlu AS Ucapkan Selamat ke Marcos Jr Usai Menangi Pilpres Filipina

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 12 Mei 2022 02:32 WIB
US Secretary of State Antony Blinken speaks to the press about the war in Ukraine, at the State Department in Washington, DC, March 17, 2022. - Blinken said Thursday that Russia was not making serious efforts in negotiations with Ukraine to end the three-week war.
Foto: AFP/SAUL LOEB
Washington D.C -

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengucapkan selamat kepada Ferdinand Marcos Jr yang terpilih memenangi pemilihan Presiden Filipina. Blinken berharap pihaknya bisa terus bekerja sama erat dengan Filipina.

"Kami berharap dapat bekerja sama dengan Presiden terpilih Marcos untuk memperkuat aliansi abadi antara Amerika Serikat dan Filipina," kata Blinken dalam ucapan selamatnya seperti dilansir AFP, Kamis (12/5/2022)

"Sebagai teman, mitra, dan sekutu, kami akan terus bekerja sama erat dengan Filipina untuk mempromosikan penghormatan terhadap hak asasi manusia dan untuk memajukan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, terhubung, sejahtera, aman, dan tangguh," lanjut Blinken.

Senada dengan Blinken, pejabat tinggi Gedung Putih di Asia, Kurt Campbell, juga mengakui ada beberapa pertimbangan historis yang pada awalnya dapat menyebabkan beberapa tantangan dalam komunikasi. Namun demikian, dia menyebut Filipina tetap memiliki peran penting atas Amerika Serikat.

"Tapi jelas (Filipina) memainkan peran yang sangat penting dan penting dan kami akan berusaha untuk melanjutkan kemitraan yang erat di bidang keamanan dan meningkatkan hubungan perdagangan dan ekonomi," kata Campbell.

"Harapan kami adalah kami akan dapat terus bekerja sama dengan erat," imbuhnya.

Sebelumnya, Ferdinand Marcos Jr pada hari Rabu (11/5) mengklaim kemenangan dalam pemilihan presiden Filipina. Lewat juru bicaranya, putra mendiang mantan diktator Ferdinand Marcos itu berjanji akan menjadi pemimpin "untuk semua orang Filipina".

"Kepada dunia, dia berkata: Jangan menilai saya dari para leluhur saya, tetapi dari tindakan saya," kata juru bicara Marcos Jr, Vic Rodriguez menyampaikan pernyataan Marcos Jr.

"Ini adalah kemenangan bagi semua orang Filipina, dan untuk demokrasi," kata Rodriguez dalam pernyataannya seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (11/5).

"Kepada mereka yang memilih Bongbong, dan mereka yang tidak, itu adalah janjinya untuk menjadi Presiden bagi semua orang Filipina. Untuk mencari titik temu melintasi perbedaan politik, dan bekerja sama untuk menyatukan bangsa," imbuhnya.

Dengan penghitungan awal yang hampir selesai, Marcos Jr yang populer dengan panggilan "Bongbong" itu, telah mendapatkan lebih dari 56 persen suara dan lebih dari dua kali lipat hasil penghitungan suara saingan terkuatnya, Leni Robredo yang liberal.

Simak video 'Anak Diktator Ferdinand Marcos Jr Memenangkan Pilpres Filipina':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/maa)