Serangan ISIS Tewaskan 11 Tentara Mesir

Tim detikcom - detikNews
Senin, 09 Mei 2022 13:46 WIB
Ilustrasi militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS)
Ilustrasi (Foto: AFP)
Jakarta -

Kelompok ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan 11 tentara Mesir di wilayah Semenanjung Sinai.

Dilansir dari kantor berita AFP, Senin (9/5/2022), jumlah korban jiwa dalam serangan pada Sabtu (7/5) tersebut adalah yang terbanyak yang dialami tentara Mesir selama bertahun-tahun dalam kampanye jangka panjangnya di Sinai dan sekitarnya dalam melawan para militan yang setia kepada ISIS.

"Para petempur ISIS membunuh tentara-tentara Mesir, menyita senjata mereka dan membakar pos mereka di Sinai Barat," kata kelompok itu di situs propaganda Amaq.

Semenanjung Sinai Mesir telah mengalami pemberontakan bersenjata selama lebih dari satu dekade, yang memuncak setelah penggulingan mendiang presiden Mohammed Morsi pada 2013.

Menurut angka resmi, lebih dari seribu tersangka militan dan puluhan personel keamanan telah tewas sejak dimulainya pemberontakan itu di Sinai.

Sebelumnya, militer Mesir mengatakan pada hari Sabtu (7/5) lalu, bahwa 11 tentara tewas dan lima lainnya terluka dalam baku tembak di tepi timur Terusan Suez yang berbatasan dengan Sinai.

Militer Mesir mengatakan serangan "teroris" dilakukan terhadap stasiun pompa air.

"Operasi teroris ini tidak akan mengalahkan tekad negara dan tentara untuk terus memberantas terorisme," janji Presiden Abdel Fattah al-Sisi di Facebook.

Washington mengutuk "serangan teroris di Sinai yang menargetkan anggota militer Mesir" dan menyatakan belasungkawa kepada keluarga korban.

Prancis, Uni Afrika, dan Khartoum juga mengutuk serangan itu.

Lihat juga video 'Penampakan Masjid di Afghanistan Kena Bom, 12 Jemaah Tewas':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)