Irak Diterjang Badai Pasir, Seribu Orang Dilarikan ke RS

Haris Fadhil - detikNews
Kamis, 05 Mei 2022 16:49 WIB
A picture taken on May 5, 2022 shows a car driving through another Spring sandstorm in the Iraqi capital Baghdad. - Iraq is yet again covered in a thick sheet of orange as it suffers the latest in a series of dust storms that have become increasingly common. Iraq was hammered by a series of such storms in April, grounding flights and leaving dozens hospitalised with respiratory problems. (Photo by Sabah ARAR / AFP)
Foto: Badai pasir terjang Irak (AFP/SABAH ARAR)
Baghdad - Lebih dari 1.000 orang warga Irak dilarikan ke rumah sakit karena penyakit pernapasan karena badai pasir yang terjadi. Badai pasir ini sudah tujuh kali melanda negara itu dalam sebulan terakhir.

Dilansir dari AFP seperti diberitakan kantor berita resmi INA, Kamis (5/5/2022), penduduk enam dari 18 provinsi di Irak, termasuk Baghdad dan wilayah barat luas Al-Anbar, sekali lagi dikejutkan oleh awan debu tebal yang menyelimuti langit.

Pihak berwenang di provinsi Al-Anbar dan Kirkuk, di utara ibu kota, mendesak warga untuk tinggal di dalam rumah. Seorang pejabat kesehatan setempat, Anas Qais, mengatakan rumah sakit di Al-Anbar telah menerima lebih dari 700 pasien dengan kesulitan bernapas.

Selain itu, Provinsi Salaheddin melaporkan lebih dari 300 kasus, sementara provinsi tengah Diwaniya dan provinsi Najaf, di selatan Baghdad, masing-masing mencatat sekitar 100 kasus.

Irak sangat rentan terhadap perubahan iklim dan telah mengalami rekor curah hujan rendah serta suhu tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Para ahli mengatakan faktor-faktor ini mengancam bencana sosial dan ekonomi di negara yang dilanda perang itu.

Pada bulan November, Bank Dunia memperingatkan Irak dapat mengalami penurunan sumber daya air sebesar 20 persen pada tahun 2050 karena perubahan iklim. Pada awal April, seorang pejabat pemerintah memperingatkan Irak bisa menghadapi '272 hari debu' setahun dalam beberapa dekade mendatang.

Kementerian lingkungan mengatakan fenomena cuaca dapat diatasi dengan 'meningkatkan tutupan vegetasi dan menciptakan hutan yang bertindak sebagai penahan angin'.

Simak juga 'Usai Tornado, AS Kini Dilanda Badai Pasir!':

[Gambas:Video 20detik]




(haf/imk)