AS Ungkap Cara Ukraina Menang Lawan Rusia

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 26 Apr 2022 01:59 WIB
Ukrainian soldiers pass on top of an armored vehicle next to destroyed Russian tanks in the outskirts of Kyiv, Ukraine, Thursday, March 31, 2022. Russian forces shelled Kyiv suburbs, two days after the Kremlin announced it would significantly scale back operations near both the capital and the northern city of Chernihiv to “increase mutual trust and create conditions for further negotiations.” (AP Photo/Rodrigo Abd)
Foto: AP Photo
Kiev -

Pentagon Amerika Serikat meyakini Ukraina bisa memenangkan perang melawan Rusia. Ukraina hanya butuh keyakinan dan peralatan yang tepat untuk bisa menang.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pentagon Lloyd Austin. Seperti dilansir AFP, Selasa (26/4/2022), Austin menyampaikan keyakinannya bahwa Ukraina bisa menang setelah bersama Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Dia awalnya mengatakan langkah pertama Ukraina harus percaya bahwa mereka bisa menang melawan Rusia. Kepercayaan diri itu dibutuhkan Ukraina.

"Langkah pertama untuk menang adalah percaya bahwa Anda bisa menang. Jadi mereka percaya bahwa kita bisa menang," kata Austin kepada sekelompok wartawan setelah dia dan Blinken bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Kemudian, Austin menyebut keyakinan menang itu harus didukung dengan peralatan yang tepat. Atas dua hal itu, Austin meyakini Ukraina bisa menang melawan Rusia.

"Kami percaya bahwa kami bisa menang, mereka bisa menang, jika mereka memiliki peralatan yang tepat, dukungan yang tepat," ucapnya.

Pertemuan antara Amerika Serikat dan Ukraina "sangat produktif dan terperinci", menurut juru bicara Pentagon, menambahkan bahwa Zelensky juga diberi pengarahan tentang pertemuan puncak keamanan di Jerman pada hari Selasa di antara sekutu Barat.

Setelah pembicaraan itu, Austin juga mengatakan AS berharap militer Rusia akan kelelahan di Ukraina. Dengan demikian, pasukan Rusia tidak bisa berbuat apapun lagi.

"Kami ingin melihat Rusia melemah hingga tidak dapat melakukan hal-hal seperti yang telah dilakukannya dalam menginvasi Ukraina," kata Austin.

Selama berbulan-bulan, Zelensky telah meminta senjata berat - termasuk artileri dan jet tempur - dari negara-negara Barat, bersumpah pasukannya dapat mengubah gelombang perang dengan lebih banyak daya tembak.

Seruan itu tampaknya beresonansi sekarang, dengan sejumlah negara NATO berjanji untuk menyediakan berbagai senjata dan peralatan berat, meskipun ada protes dari Moskow.

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengumumkan Senin bahwa mereka akan mengirim kendaraan lapis baja Ukraina yang mampu menembakkan rudal ke pesawat tempur Rusia.

"Kendaraan Stormer ini akan memberi pasukan Ukraina peningkatan kemampuan anti-udara jarak pendek baik siang maupun malam," katanya.

Lihat Video: Ukraina Harap Sekjen PBB Tak Masuk 'Jebakan' Rusia Saat di Moskow

[Gambas:Video 20detik]



(maa/maa)