ADVERTISEMENT

Sebuah Pesawat Bikin Gempar Gedung Capitol AS, Dikira Ancaman Ternyata...

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 21 Apr 2022 10:24 WIB
Washington Metropolitan Police vehicles hold on the perimeter of the Capitol in Washington, Thursday evening, Aug. 26, 2021.  (AP Photo/J. Scott Applewhite)
gedung Capitol AS (Foto: AP/J. Scott Applewhite)
Jakarta -

Gedung parlemen Amerika Serikat atau Capitol AS sempat melakukan evakuasi pada Rabu (20/4) waktu setempat gegara peringatan keliru yang dikeluarkan setelah polisi melacak sebuah pesawat yang mereka sebut sebagai "kemungkinan ancaman'. Namun, ternyata pesawat itu hanya membawa para penerjun payung sebagai bagian dari pertunjukan pra-pertandingan bisbol.

Dilansir dari kantor berita AFP, Kamis (21/4/2022), polisi yang bertugas melindungi kompleks di jantung pemerintah AS di Washington itu, mengeluarkan pernyataan awal tak lama setelah pukul 18:30 waktu setempat, yang menyatakan mereka telah memerintahkan evakuasi karena mereka "melacak sebuah pesawat yang menimbulkan kemungkinan ancaman."

Sontak, berita itu menjadi berita utama hanya dalam beberapa menit di Amerika Serikat, di mana kenangan akan serangan teroris 11 September 2001 terhadap gedung World Trade Center di New York masih menyisakan duka.

Namun kemudian, polisi dengan cepat mengeluarkan pernyataan kedua yang mengatakan bahwa perintah evakuasi itu diberikan "karena sangat berhati-hati" dan bahwa "tidak ada ancaman" terhadap gedung Capitol.

"Pesawat tersebut tidak lagi menjadi ancaman bagi Kompleks Capitol dan USCP sekarang sedang mempersiapkan gedung itu untuk dimasuki kembali," demikian pengumuman terbaru dari Kepolisian Capitol AS (USCP).

Baik Dewan Perwakilan Rakyat maupun Senat tidak sedang bersidang pada saat kehebohan itu terjadi.

Tidak ada penjelasan langsung untuk perintah tersebut, tetapi beredar laporan bahwa itu terjadi setelah pertunjukan parasut di Taman Nasional Washington di dekatnya, sebuah stadion bisbol, sebagai bagian dari pertunjukan pra-pertandingan untuk "Malam Apresiasi Militer."

Lihat juga Video: Serangan-serangan Biden ke Trump Diperingatan Setahun Penyerbuan Capitol

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT