"Akibat pemungutan ini, mosi tidak percaya lolos," ujar Sardar dilansir dari AFP, Minggu (10/4/2022).
Dengan keputusan ini, maka tidak ada perdana menteri di Pakistan yang pernah menjalani masa jabatannya secara penuh. Namun, Imran Khan menjadi orang pertama yang kehilangan jabatan lewat mosi tidak percaya.
Belum jelas kapan majelis akan memilih perdana menteri baru. Akan tetapi, pemimpin oposisi Shehbaz Sharif hampir dipastikan dipilih untuk memimpin, setelah drama politik selama berminggu-minggu terlewati.
Imran Khan sebenarnya sudah mencoba untuk mempertahankan kekuasannya, seperti niatnya untuk membubarkan parlemen dan mengadakan pemilihan baru. Namun, upayanya itu dianggap Mahkamah Agung sebagai sesuatu yang ilegal.
Lihat juga Video: Serangan Granat di India, Satu Orang Tewas & 20 Terluka
(drg/imk)











































