ADVERTISEMENT

Otoritas Pro-Rusia Sebut 5 Ribu Warga Sipil di Mariupol Ukraina Tewas

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 08 Apr 2022 05:32 WIB
Relatives and friends stand near the coffin of Ukrainian serviceman Anatoly German during a funeral ceremony in Kramatorsk, Ukraine, Tuesday, April 5, 2022. Anatoly German was killed during fightings between Russian and Ukrainian forces near the city of Severodonetsk. He leaves a wife, daughter Adelina, 9, son Kirill, 3. (AP Photo/Andriy Andriyenko)
Ilustrasi korban tewas di Ukraina (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Konstantin Ivashchenko, 'Wali Kota baru Mariupol' yang ditunjuk oleh pasukan pro-Rusia mengumumkan sekitar 5 ribu warga sipil di kota Ukraina tenggara yang terkepung itu tewas. Bangunan rumah di Mariupol juga sebagian besar hancur.

"Sekitar 60-70 persen stok perumahan telah hancur atau hancur sebagian," kata Ivashchenko, seperti dilansir dari AFP. Jumat (8/4/2022).

Ivashchenko adalah 'Wali Kota baru Mariupol' yang pada Rabu (6/4) lalu ditunjuk Denis Pushilin, pemimpin separatis di wilayah Donetsk yang memisahkan diri.

Dikutip oleh kantor berita TASS Rusia, Ivashchenko menyebut bahwa 250 ribu orang telah meninggalkan Mariupol.

Pihak berwenang Ukraina juga telah memperkirakan ada 5 ribu orang tewas di Mariupol. Sementara itu, ia juga menyebut ada puluhan ribu korban sipil di kota yang disebut 90 persen telah hancur.

Tentara Rusia dan sekutu separatisnya telah mengepung Mariupol selama berminggu-minggu. Tetapi Rusia dan sekutunya itu menghadapi perlawanan sengit dari Ukraina.

Kedua belah pihak mengatakan bahwa situasi kemanusiaan di Mariupol adalah bencana.

Simak Video 'Bantuan Kemanusiaan Tiba di Mariupol, Warga Keluar dari Persembunyian':

[Gambas:Video 20detik]



(fas/fas)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT