ADVERTISEMENT

Menhan Rusia 'Muncul' Usai Keberadaannya Misterius di Tengah Invasi Ukraina

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 27 Mar 2022 10:37 WIB
In this photo released by the Russian Defense Ministry Press Service, Russian Defense Minister Sergei Shoigu takes part in a video call with his Chinese counterpart Wei Fenghe in Moscow, Russia, Tuesday, Nov. 23, 2021. Shoigu and Wei signed a roadmap for military cooperation between Moscow and Beijing and called for intensifying joint drills and patrols. (Vadim Savitskiy/Russian Defense Ministry Press Service via AP)
Menhan Rusia Sergei Shoigu (Foto: Vadim Savitskiy/Russian Defense Ministry Press Service via AP)
Jakarta -

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu 'muncul kembali' dalam sebuah tayangan televisi yang disiarkan pada Sabtu (26/3) lalu. Kemunculan Shoigu ini seakan menjawab berbagai spekulasi soal dirinya setelah dua minggu lamanya tak terlihat di hadapan publik.

Dilansir kantor berita AFP, Minggu (27/3/2022) Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia menerbitkan sebuah video yang menunjukkan Sergei Shoigu memimpin pertemuan tentang pengadaan pertahanan Rusia. Tidak ada tanggal yang menyertai video tersebut namun tayangan itu mengacu pada pertemuan Kementerian Keuangan yang dilaporkan kantor berita Rusia berlangsung pada hari Jumat (25/3) lalu.

Dalam tayangan tersebut, Shoigu mengatakan pesanan dan pasokan senjata tengah berlangsung seperti yang direncanakan "meskipun kita mengalami kesulitan hari ini dari sanksi Barat" yang diberikan setelah Presiden Vladimir Putin mengirimkan pasukannya ke Ukraina pada 24 Februari lalu.

Sebelumnya Shoigu yang merupakan sekutu dekat Presiden Vladimir Putin, menjauhi sorotan publik dan media beberapa waktu terakhir meskipun memegang peran utama dalam invasi Rusia ke Ukraina yang telah berlangsung sebulan. Diketahui bahwa Shoigu tidak terlihat di depan publik sejak 11 Maret, sebelum dia muncul sebentar dalam sebuah video yang dirilis Putin pada Kamis (24/3) kemarin.

Laporan outlet investigasi independen Rusia, Agentstvo, yang mengutip sejumlah sumber anonim dari Kementerian Pertahanan Rusia pada Rabu (23/3) waktu setempat menyebut Shoigu dalam kondisi kesehatan yang buruk.

Pada hari Sabtu (26/3), Kementerian Pertahanan membantah laporan bahwa Shoigu menderita serangan jantung dan berada di rumah sakit. Dalam pesan Telegram itu, Kemenhan mengatakan bahwa laporan yang mengatakan bahwa Shoigu sedang dalam pemulihan di rumah sakit militer Burdenko Moskow adalah "jelas palsu".

Simak Video 'Rusia Umumkan Operasi Militer Tahap Pertama di Ukraina Tercapai!':

[Gambas:Video 20detik]



(izt/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT