ADVERTISEMENT

Tak Cuma 'Penjahat Perang', Biden Kini Sebut Putin 'Tukang Daging'

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 26 Mar 2022 23:48 WIB
Joe Biden (Brendan Smialowski/AFP/Getty Images)
Foto: Joe Biden (Brendan Smialowski/AFP/Getty Images)
Warsaw -

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden sempat menjuluki Presiden Rusia Vladimir Putin penjahat perang gegara invasinya ke Ukraina. Kini, Biden punya julukan lain untuk Putin yakni 'tukang daging'.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (26/3/2022), Biden menyampaikan itu di sela pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba dan Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Rezniko. Biden juga sempat berkunjung ke pusat pengungsi Ukraina di Warsaw Polandia.

Biden mengunjungi pusat pengungsi Ukraina di Stadion Nasional Polandia di Warsaw. Dalam kesempatan itu, Biden sempat ditanya pendapatnya tentang tindakan Putin memerintahkan Rusia menginvasi Ukraina.

Biden menjawab dengan sederhana. Dia menyebut Putin seorang tukang daging.

"Dia seorang tukang daging," ucap Biden.

Tidak jelas apa maksud Biden mengatakan Putin tukang daging. Namun pernyataan itu disampaikan di depan para pengungsi Ukraina di Warsaw Polandia.

Lebih lanjut, Biden juga sempat berpesan anak-anak Ukraina untuk berdoa bagi saudara laki-laki mereka yang berperang di Ukraina.

"Saya ingat bagaimana rasanya ketika Anda memiliki seseorang di zona perang dan setiap pagi Anda bangun dan Anda bertanya-tanya, Anda hanya bertanya-tanya, Anda berdoa agar Anda tidak mendapatkan panggilan telepon itu," kata Biden, yang putranya Beau bertugas di Irak sebelum meninggal karena tumor otak.

Biden Sebut Putin Penjahat Perang

Selain menyebut tukang daging, Biden ternyata pernah menyematkan sebutan lainnya bagi Putin gegara invasinya ke Rusia. Joe Biden menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai penjahat perang. Dia mengatakan itu atas tindakan Putin melakukan invasi berdarah ke Ukraina.

"Saya pikir dia adalah penjahat perang," kata Biden seperti dilansir AFP, Kamis (17/3).

Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki memastikan Biden berbicara itu dari hatinya setelah melihat gambar di televisi tentang "tindakan biadab oleh seorang diktator brutal melalui invasinya ke negara asing".

Psaki mengatakan Departemen Luar Negeri AS juga sudah memiliki "proses hukum yang sedang berlangsung" untuk memeriksa tindakan Rusia.

Ini adalah pertama kalinya Biden menggunakan frasa 'penjahat perang' untuk Putin. Kemudian Biden juga sempat memperbarui serangan retorisnya pada Rabu (16/3) kemari. mencuit bahwa "Putin menimbulkan kehancuran dan kengerian yang mengerikan di Ukraina-membom gedung apartemen dan bangsal bersalin."

(maa/maa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT