Rudal Balistik Korut Bikin Tegang karena Mendarat di Jepang

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 24 Mar 2022 23:01 WIB
North Korean leader Kim Jong Un inspects the intercontinental ballistic missile Hwasong-14 in this undated photo released by North Koreas Korean Central News Agency (KCNA) in Pyongyang July 5, 2017. KCNA/via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. REUTERS IS UNABLE TO INDEPENDENTLY VERIFY THIS IMAGE. NO THIRD PARTY SALES. SOUTH KOREA OUT.
Kim Jong Un memantau rudal balistik antarbenua. (KCNA/via REUTERS)
Jakarta -

Korea Utara (Korut) meluncurkan rudal balistik antarbenua (ICBM). Rudal itu mendarat di Jepang. Suasana regional di Asia Timur menjadi tegang.

Dilansir AFP, rudal balistik itu diluncurkan Korut pada Kamis (24/3) sore waktu setempat dan mendarat di perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang, atau sebelah barat pantai utara Jepang.

"Analisis kami saat ini menunjukkan bahwa rudal balistik terbang selama 71 menit dan sekitar 15:44, itu mendarat di perairan dalam Zona Ekonomi Eksklusif Jepang di Laut Jepang sekitar 150 kilometer barat semenanjung Oshima, Hokkaido," kata Makoto Oniki, Menteri Pertahanan Jepang seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (24/3/2022).

Rudal itu diyakini sebagai rudal balistik antarbenua yang terbaru dari Korut. Soalnya, rudal yang barusan meluncur itu terbang di ketinggian lebih dari 6 ribu km, jauh lebih tingi dari ICBM Hwasong-15 yang diluncurkan pada November 2017. Jepang menganggap peristiwa ini serius karena senjata Korut itu sudah masuk ke wilayahnya.

"Pada saat dunia sedang menghadapi invasi Rusia ke Ukraina, Korea Utara terus maju dengan peluncuran yang secara sepihak memperburuk provokasi terhadap komunitas internasional, yang sama sekali tidak dapat dimaafkan," kata Menhan Jepang Makoto Oniki.

Selanjutnya, Jepang tak mau maafkan insiden ini: