Sejumlah WN Inggris Ditahan Taliban di Afghanistan

Isal Mawardi - detikNews
Minggu, 13 Feb 2022 03:54 WIB
Taliban fighters block roads after an explosion Tuesday, Nov. 2, 2021. An explosion went off Tuesday at the entrance of a military hospital in Kabul, killing severa; people and wounding over a dozen, health officials said.(AP Photo/Ahmad Halabisaz)
Ilustrasi, Taliban (Foto: AP Photo/Ahmad Halabisaz)
Kabul - Sejumlah pria berkebangsaan Inggris ditahan Taliban di Afghanistan. Hal itu diungkap oleh Kementerian Luar Negeri Inggris.

"Kami memberikan dukungan kepada keluarga sejumlah pria Inggris yang telah ditahan di Afghanistan," kata Kementerian Luar Negeri Inggris seperti dilansir dari AFP, Minggu (13/2/2022).

"Para pejabat Inggris telah meningkatkan komunikasi mereka dengan Taliban di setiap kesempatan, termasuk ketika sebuah delegasi melakukan perjalanan ke Kabul minggu ini," lanjutnya.

Delegasi Inggris dipimpin oleh Hugo Shorter selaku kepala misi Inggris untuk Afghanistan. Hugo telah terbang ke Kabul untuk bertemu dengan Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi pada awal pekan ini.

Keduanya membahas mengenai krisis kemanusiaan di Afghanistan, serta pelanggaran hak asasi manusia. Pejabat Taliban juga turut dilibatkan dalam diskusi itu.

Setidaknya 6 warga Inggris ditahan di Afghanistan, termasuk mantan koresponden BBC, Andrew North. Kini North telah dibebaskan.

Selain itu, ada juga warga negara Inggris lainnya, Peter Jouvenal. Pria yang berprofesi sebagai jurnalis itu ditahan sejak awal Desember 2021.

Hingga berita ini ditulis, pihak Taliban tidak memberikan komentar ketika dihubungi oleh AFP.

Lihat juga Video: Taliban Bentuk Badan Polisi Agama, Warga Afghanistan Khawatir

[Gambas:Video 20detik]




(isa/isa)