ADVERTISEMENT

AS Perintahkan Keluarga Pegawai Pemerintahnya Tinggalkan Belarusia

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 01 Feb 2022 13:13 WIB
FILE - A convoy of Russian armored vehicles moves along a highway in Crimea, Tuesday, Jan. 18, 2022. With tens of thousands of Russian troops positioned near Ukraine, the Kremlin has kept the U.S. and its allies guessing about its next moves in the worst Russia-West security crisis since the Cold War. (AP Photo, File)
konvoi kendaraan lapis baja Rusia (Foto: AP Photo, File)
Jakarta -

Pemerintah Amerika Serikat memerintahkan keluarga pegawai-pegawai pemerintahnya di Belarusia untuk meninggalkan negara itu. Perintah ini disampaikan Departemen Luar Negeri AS seiring meningkatnya kekhawatiran akan invasi Rusia ke Ukraina, negara tetangga Belarusia.

Dilansir dari kantor berita AFP, Selasa (1/2/2022), perintah itu disampaikan beberapa jam setelah Washington dan Moskow ribut mengenai Ukraina di Dewan Keamanan PBB.

Washington telah mengancam akan menjatuhkan sanksi pada Rusia jika menyerang negara bekas Uni Soviet itu. Pemerintah AS juga menuduh Rusia berencana untuk menambah kekuatan militernya di sekutunya Belarusia menjadi 30.000 personel dalam beberapa minggu.

Dalam peringatan perjalanan yang dikeluarkan pada Senin (31/1) waktu setempat, Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat "memerintahkan keberangkatan anggota keluarga pegawai pemerintah AS dari Belarusia."

Deplu AS juga memperingatkan warga Amerika untuk tidak melakukan perjalanan ke Belarusia "karena penegakan hukum yang sewenang-wenang, risiko penahanan, dan pengerahan militer Rusia yang tidak biasa di sepanjang perbatasan Belarusia dengan Ukraina."

Rusia telah mengerahkan lebih dari 100.000 tentara di perbatasannya dengan Ukraina. Hal ini memicu peningkatan ketegangan dengan upaya intens oleh NATO untuk mencegah invasi Rusia.

Menurut AS, Moskow juga telah menempatkan sekitar 5.000 tentara di Belarusia.

Simak Video 'Rusia Tambah Kendaraan Militernya ke Belarusia':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT