Pria di AS Ditangkap Polisi Usai Tabrak-Paksa Masuk Kediaman Taylor Swift

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 29 Jan 2022 05:38 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - JUNE 24:  Taylor Swift performs at Manchester Arena on June 24, 2015 in Manchester, England.  (Photo by Shirlaine Forrest/Getty Images for TAS)
Foto: Taylor Swift (Shirlaine Forrest)
Manhattan -

Polisi New York menangkap seorang pria, Morgan Mank (31) lantaran menabrak kediaman Taylor Swift di Manhattan. Pelaku juga disebut memaksa masuk bangunan tersebut.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (29/1/2022), pihak kepolisian setempat menangkap seorang pria di luar gedung Taylor Swift. Pria tersebut berupaya paksa masuk ke bangunan milik Taylor Swift dengan menabrakan mobilnya.

Dia didakwa setelah polisi mengatakan dia mengemudi dengan cara yang salah di sebuah jalan di Manhattan. Tak hanya itu, dia juga menghadapi tuduhan mengemudi saat mabuk dan kemampuan terganggu.

Taylor Swift memang dikabarkan telah lama mendapat perhatian dari para 'penguntit'. Dia bahkan mengakui itu sebagai ancaman terhadap keselamatannya dan juga salah satu 'ketakutan terbesarnya'.

Taylor Swift juga menyebut sempat menggunakan teknologi pengenalan wajah di beberapa konser untuk mengidentifikasi penguntit potensial di antara kerumunan.

"Anda mendapatkan cukup banyak penguntit yang mencoba masuk ke rumah Anda dan Anda mulai bersiap untuk hal-hal buruk," tulisnya dalam esai tahun 2019 untuk Elle.

"Setiap hari saya mencoba untuk mengingatkan diri sendiri tentang kebaikan di dunia, cinta yang saya saksikan, dan keyakinan yang saya miliki dalam kemanusiaan," lanjutnya.

Berdasarkan informasi, pada Juni 2019 yang lalu, seorang pria di Iowa juga pernah ditangkap setelah bepergian ke Rhode Island. Saat itu dia diduga hendak melakukan perampokan dan 'mengunjungi' Taylor Swift dengan peralatan termasuk tongkat bisbol aluminium.

Tak hanya itu, seorang pria bernama Roger Alvarado juga telah ditangkap beberapa kali karena membobol rumah Taylor Swift di Manhattan dalam beberapa tahun terakhir.

(maa/maa)