Denmark Akan Cabut Pembatasan Meski Kini Catat Rekor Kasus Corona

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 18:39 WIB
Jakarta -

Pemerintah Denmark berencana untuk mencabut pembatasan COVID-19 pada 1 Februari mendatang.

Dilansir dari kantor berita AFP, Rabu (26/1/2022), Kementerian Kesehatan Denmark menyampaikan rencana ini, meskipun negara itu saat ini mencatat rekor jumlah kasus infeksi tetapi dengan tingkat vaksin yang tinggi.

"Saya ingin ... COVID-19 tidak lagi dikategorikan sebagai penyakit yang berbahaya bagi masyarakat mulai 1 Februari", tulis Menteri Kesehatan Magnus Heunicke dalam surat kepada para anggota parlemen.

Menkes Denmark itu mengusulkan pencabutan de facto semua pembatasan domestik terkait COVID-19, seperti pemakaian masker dan jam tutup lebih cepat untuk bar dan restoran.

Negara berpenduduk 5,8 juta orang itu mencatat 46.000 kasus baru harian COVID-19 pada hari Selasa (25/1/2022) waktu setempat.

"Tetapi penilaian kami saat ini adalah bahwa epidemi akan segera memuncak", tulis Heunicke di Twitter.

"Kita memiliki kendali yang baik atas tingkat rawat inap, berkat kombinasi 3,5 juta orang Denmark yang telah divaksinasi ulang dan sifat Omicron yang tidak terlalu parah," imbuhnya.

Lebih dari 60 persen warga Denmark telah menerima dosis ketiga vaksin Corona, satu bulan lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan otoritas kesehatan.

Selain itu, meski jumlah orang yang dirawat di rumah sakit dengan infeksi COVID-19 terus meningkat dan kini telah melampaui 900 orang, Otoritas Kesehatan Denmark mengatakan bahwa 35 persen dari mereka sebenarnya dirawat di rumah sakit untuk diagnosis lain.

(ita/ita)