Tegang soal Ukraina, AS Imbau Warganya Jangan Pergi ke Rusia!

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 12:14 WIB
FILE - A convoy of Russian armored vehicles moves along a highway in Crimea, Tuesday, Jan. 18, 2022. With tens of thousands of Russian troops positioned near Ukraine, the Kremlin has kept the U.S. and its allies guessing about its next moves in the worst Russia-West security crisis since the Cold War. (AP Photo, File)
Konvoi kendaraan lapis baja Rusia di Crimea, yang dicaplok dari Ukraina tahun 2014 lalu (AP Photo, File)
Washington DC -

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) merilis imbauan perjalanan terhadap warga AS untuk tidak bepergian ke Rusia. Imbauan perjalanan terbaru dari AS itu dirilis di tengah ketegangan yang memuncak di perbatasan Ukraina karena ancaman invasi oleh Rusia.

Seperti dilansir AFP, Senin (24/1/2022), dalam imbauan perjalanan yang dirilis Departemen Luar Negeri AS pada Minggu (23/1) waktu setempat, juga diperingatkan bahwa warga AS bisa menghadapi 'pelecehan' jika bepergian ke Rusia dan otoritas AS akan memiliki 'kemampuan terbatas' untuk membantu mereka.

"Jangan bepergian ke Rusia karena ketegangan yang berlangsung di sepanjang perbatasan dengan Ukraina," demikian bunyi imbauan perjalanan yang dirilis pemerintah AS.

"Warga (AS) yang berkunjung atau menetap di Rusia telah diinterogasi tanpa alasan, dan diancam oleh pejabat-pejabat Rusia dan mungkin menjadi korban pelecehan, perlakuan buruk dan pemerasan," imbuh imbauan perjalanan tersebut.

Secara khusus, imbauan perjalanan itu mencegah warga AS untuk bepergian ke area perbatasan Rusia-Ukraina.

"Situasi di sepanjang perbatasan tidak bisa diprediksi dan ada ketegangan yang meningkat," sebut imbauan perjalanan tersebut, sembari menyinggung soal pengerahan tentara Rusia dan latihan militer di dekat perbatasan.

Selain Rusia, Departemen Luar Negeri AS juga merilis imbauan perjalanan ke Ukraina. Setiap warga AS diimbau tidak melakukan perjalanan ke Ukraina untuk sementara waktu, karena ancaman invasi Rusia.