Omicron Bikin India Catat Rekor 282.000 Kasus Sehari

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 19 Jan 2022 17:02 WIB
MUMBAI, INDIA - MAY 27: A patient who has Covid-19 sits on his bed in an ICU ward at the government-run St. George hospital on May 27, 2021 in Mumbai, India. Indias prolonged and devastating wave of Covid-19 infections has gripped cities and overwhelmed health resources. (Photo by Fariha Farooqui/Getty Images)
Ilustrasi -- Penanganan pasien Corona di India (dok. Getty Images/Fariha Farooqui)
New Delhi - Lebih dari 282.000 kasus virus Corona (COVID-19) terdeteksi dalam sehari di wilayah India. Lonjakan ini tercatat sebagai yang tertinggi selama delapan bulan terakhir di India yang tengah dilanda gelombang Corona varian Omicron.

Namun di tengah lonjakan itu, ilmuwan pemerintahan memperingatkan bahwa dibutuhkan waktu beberapa pekan sebelum data menyeluruh akan menunjukkan seberapa parah terjangan gelombang Omicron di India. Demikian seperti dilansir Reuters, Rabu (19/1/2022).

Dalam 24 jam terakhir, otoritas India melaporkan 282.970 kasus Corona di wilayahnya. Angka ini tercatat sebagai lonjakan kasus Corona tertinggi dalam delapan bulan terakhir di India.

Dengan lonjakan itu, total kasus Corona di India kini mencapai 37,9 juta kasus -- yang merupakan total kasus tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat (AS).

Otoritas India juga melaporkan tambahan 441 kematian akibat Corona dalam sehari.

Varian Omicron, disebut oleh pemerintah federal India, telah memicu angka rawat inap dan kematian lebih rendah dibandingkan varian Delta, yang menewaskan ratusan ribu orang tahun lalu.

Namun ilmuwan Tarun Bhatnagar dari ICMR-Institut Epidemiologi Nasional di Chennai menyatakan dampak dari peningkatan penularan Corona dalam gelombang terbaru akan terlihat setelah mengalami penundaan.

"Kita harus mengkhawatirkan rawat inap dan kematian, dan itu akan terlihat nanti," ujar Bhatnagar kepada Reuters dalam wawancara via telepon.