Jubir Taliban Pakistan Tewas Dibunuh di Afghanistan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 11 Jan 2022 09:30 WIB
Delivery trucks inbound for Afghanistan wait to move towards the Afghan side at a border crossing point, in Chaman, Pakistan, Wednesday, Aug. 18, 2021. Chaman is a key border crossing between Pakistan and Afghanistan, normally thousands of Afghans and Pakistanis cross daily and a steady stream of trucks passes through, taking goods to Afghanistan. (AP Photo/Jafar Khan)
ilustrasi perbatasan Afghanistan dan Pakistan (Foto: AP/Jafar Khan)
Jakarta -

Seorang juru bicara terkemuka kelompok Taliban Pakistan telah tewas dibunuh di Afghanistan. Dia tewas setelah dalam pelarian sejak 2014 ketika militer Pakistan memberantas kelompok militan tersebut.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (11/1/2022), seorang pejabat senior keamanan Pakistan mengatakan, Muhammad Khurasani, juru bicara (jubir) kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) yang dilarang, tewas di provinsi Nangarhar, Afghanistan timur.

"Kami sedang dalam proses mengumpulkan informasi dari Afghanistan tentang bagaimana dia dilacak dan dibunuh," imbuh pejabat Pakistan yang enggan disebutkan namanya itu. Dia menolak menyebutkan siapa yang bertanggung jawab atas kematian jubir Taliban Pakistan itu.

Pejabat-pejabat Afghanistan di Nangarhar mengatakan kepada AFP bahwa mereka sedang memeriksa laporan tersebut.

Kematian Khurasani terjadi beberapa minggu setelah pemimpin senior Taliban Pakistan lainnya lolos tanpa cedera dari serangan pesawat tak berawak (drone) di sebuah rumah persembunyian di Afghanistan timur.

Masih belum jelas siapa yang bertanggung jawab atas serangan itu, meskipun Pakistan memang memiliki kemampuan untuk melancarkan serangan tersebut, dan Amerika Serikat mengatakan akan tetap melakukan serangan bahkan setelah keluar dari Afghanistan pada 31 Agustus tahun lalu.

TTP -- gerakan terpisah yang memiliki akar yang sama dengan kelompok Taliban Afghanistan -- telah menyebabkan Pakistan masuk ke dalam periode kekerasan yang mengerikan setelah dibentuk pada 2007.

Lihat Video: Ratusan Pasukan Taliban Tampil Lebih Modern

[Gambas:Video 20detik]