Omicron Bikin Malaysia Tangguhkan Umrah Mulai 8 Januari

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 02 Jan 2022 10:24 WIB
Mecca , Saudi Arabia , Oct/22/2020 - Pilgrims circle the Kaaba at Masjid al-Haram - umrah Fewer Muslims people socially distanced corona virus wearing face mask Covid 19
Omicron Bikin Malaysia Tangguhkan Umrah Mulai 8 Januari - ilustrasi (Foto: iStock)
Jakarta -

Malaysia menangguhkan perjalanan umrah ke Arab Saudi imbas lonjakan kasus Corona dari mereka yang datang dari negara tersebut. Terlebih data menunjukkan ada potensi penyebaran varian Omicron di antara jemaah.

Seperti dilansir The Star, Minggu (2/1/2022) Kementerian Kesehatan Malaysia menangguhkan perjalanan umrah ke Arab Saudi mulai 8 Januari 2022 mendatang sampai waktu yang belum bisa ditentukan. Jemaah yang tiba selepas umrah di Malaysia juga harus menjalani karantina di pusat karantina atau hotel yang ditunjuk oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Nadma) mulai Senin (3/1).

Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengatakan mereka yang telah merencanakan untuk pergi umrah, termasuk yang telah membayar paket perjalanan umrah, akan mendapatkan pengembalian dana atau penjadwalan ulang perjalanan setelah penangguhan berakhir.

Kementerian Kesehatan, Kementerian Pariwisata, Seni dan Budaya serta Asosiasi Agen Perjalanan Umrah dan Haji saat ini tengah berdiskusi perihal dampak dari penangguhan perjalanan umrah yang diputuskan.

"Bukan maksud pemerintah atau Kemenkes untuk melarang masyarakat melaksanakan umrah, tetapi ketika data yang kami terima sangat memprihatinkan dan ada peningkatan jumlah kasus yang sangat mengkhawatirkan, kami tidak punya pilihan selain menangguhkan perjalanan," kata Khairy.

Sejauh ini diketahui setengah dari 64 kasus Omicron yang dikonfirmasi di Malaysia berasal dari jemaah umrah. Kementerian Kesehatan masih menunggu hasil tes dari 966 sampel dugaan infeksi Omicron, di mana 750 atau 77,6% kasus Corona melibatkan pelancong yang datang dari Arab Saudi.

Bagi jemaah yang berangkat ke Arab Saudi antara 1 hingga 7 Januari 2022 masih diizinkan untuk melanjutkan perjalanan tetapi harus menjalani karantina di pusat karantina atau hotel yang ditunjuk Nadma setibanya di Malaysia.

Soal biaya karantina bagi jemaah haji, kata Khairy, terdapat pilihan untuk membayar biaya karantina di hotel-hotel yang terdaftar oleh Kementerian Kesehatan atau menjalani karantina di pusat-pusat karantina yang telah disediakan pemerintah.

Simak juga Video: News of The Week: Nabawi Kembali Jaga Jarak-Gubsu Jewer Pelatih PON

[Gambas:Video 20detik]