Tangkal Omicron, Nakes Israel Mulai Divaksin Dosis ke-4

ADVERTISEMENT

Tangkal Omicron, Nakes Israel Mulai Divaksin Dosis ke-4

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 28 Des 2021 11:22 WIB
A staffer at the Sheba Medical Center receives a fourth dose of Pfizer-BioNTech COVID-19 vaccine, in Ramat Gan, Israel, Monday, Dec. 27, 2021. Israel began trials of a fourth dose of coronavirus vaccine on Monday with 150 medical personnel who received a booster dose in August in what is believed to be the first study of its kind. (AP Photo/Tsafrir Abayov)
Nakes Israel diberi suntikan dosis keempat vaksin Corona (AP Photo/Tsafrir Abayov)
Tel Aviv -

Sebuah rumah sakit di Israel mulai memberikan dosis keempat vaksin virus Corona (COVID-19) untuk sekelompok tenaga kesehatan (nakes). Pemberian dosis keempat vaksin Corona ini dilakukan di tengah penyebaran cepat varian Omicron.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (28/12/2021), pemberian dosis keempat ini dalam rangka uji coba dan menjadi studi besar pertama untuk mengetahui secara jelas apakah suntikan booster kedua akan membantu menangkal varian Omicron.

Juru bicara Pusat Medis Sheba, dekat Tel Aviv, menuturkan bahwa hasil uji coba ini akan diserahkan kepada Kementerian Kesehatan Israel dalam dua pekan. Uji coba dosis keempat di Israel ini kemungkinan besar akan dipantau secara saksama oleh komunitas internasional.

Disebutkan bahwa uji coba yang melibatkan 150 partisipan ini 'akan fokus pada kemanjuran vaksin dalam memproduksi antibodi, dan keamanan, demi memastikan apakah dosis keempat diperlukan secara umum'.

Israel menjadi negara yang meluncurkan vaksinasi Corona tercepat setahun lalu, dan menjadi salah satu negara pertama yang meluncurkan program suntikan booster setelah mengamati bahwa kekebalan berkurang dari waktu ke waktu.

Dengan angka rawat inap di rumah sakit kembali naik di tengah penyebaran cepat varian Omicron, panel pakar pada Kementerian Kesehatan pekan lalu merekomendasikan agar Israel menjadi negara pertama yang menawarkan booster kedua atau dosis keempat vaksin Corona.

Pemberian booster kedua itu awalnya akan diprioritaskan untuk para nakes dan warga berusia 60 tahun ke atas dengan gangguan sistem imunitas.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT