Spanyol Nyatakan Erupsi Gunung Cumbre di La Palma Berakhir

Arief Ikhsanudin - detikNews
Minggu, 26 Des 2021 04:36 WIB
FILE - Abu menutupi jalan-jalan dan rumah-rumah di desa Las Manchas saat lava mengalir dari gunung berapi, di pulau Canary La Palma, Spanyol, 6 Desember 2021. Letusan gunung berapi di Kepulauan Canary Spanyol tidak menunjukkan tanda-tanda akan berakhir setelah 85 hari. Ini menjadi pulau dengan letusan terpanjang di La Palma yang tercatat pada hari Minggu, 12 Desember. (AP Photo/Emilio Morenatti, file)
Gunung Cumbre saat erupsi Foto: AP/Emilio Morenatti
Jakarta -

Pemerintah Spanyol menyatakan bahwa gunung berapi Cumbre Vieja di pulau La Palma berakhir. Gunung tersebut sebelumnya meletus pada tiga bulan lalu.

Dilansir dari AFP, Minggu (26/12/2021), pejabat pemerintah mengumumkan itu mengusul 10 hari aktivitas gunung berapi sangat rendah.

"Itu berlangsung 85 hari dan 18 jam," kata Direktur Tanggap Darurat Gunung Berapi Canary, Julio Perez.

Gunung Cumbre itu bagian dari kepulaua Canarydi di lepas pantai barat laut Afrika.

Tidak ada cedera atau kematian yang secara langsung terkait dengan letusan, yang dimulai pada 19 September. Tapi erupsi itu menghancurkan 1.345 rumah, terutama di sisi barat La Palma, serta sekolah, gereja, pusat kesehatan dan infrastruktur irigasi pertanian.


Rekaman dramatis dari hari-hari pertama letusan telah berulang kali ditayangkan di TV Spanyol, menunjukkan awan asap tebal menyelimuti menara lonceng sebuah gereja sebelum runtuh.

Lava yang bergerak lambat telah menutupi 1.250 hektar (sekitar 3.100 hektar) tanah saat menuju Atlantik, sebagian besar adalah perkebunan pisang, mata pencaharian utama La Palma bersama dengan pariwisata.

Letusan yang disertai dengan seringnya gempa bumi itu, adalah yang pertama di La Palma sejak 1971 dan rekor terpanjang di pulau yang berpenduduk sekitar 83.000 orang itu.

Sekitar 7.000 orang telah dievakuasi dari rumah mereka, dengan banyak yang hanya diberi waktu beberapa menit untuk mengemasi barang-barang mereka.

(aik/aik)