Kedaluwarsa, 1 Juta Vaksin Corona Sumbangan Negara Lain Dimusnahkan Nigeria

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 23 Des 2021 11:04 WIB
The hands in blue glove of the scientist hold the processor
Ilustrasi (dok. Getty Images/iStockphoto/Alernon77)
Abuja -

Otoritas Nigeria memusnahkan lebih dari satu juta dosis vaksin virus Corona (COVID-19) yang disumbangkan oleh sejumlah negara lainnya beberapa bulan lalu. Vaksin-vaksin itu dimusnahkan dengan cara dibakar.

Seperti dilansir AFP, Kamis (23/12/2021), sejumlah besar pasokan vaksin Corona itu dimusnahkan pada Rabu (22/12) waktu setempat karena telah kedaluwarsa.

Nigeria yang merupakan negara paling padat penduduknya di Afrika sejauh ini telah memvaksinasi penuh empat juta warganya. Angka itu mencapai kurang dari tiga persen populasi dewasa dan masih di bawah target pemerintah untuk memvaksinasi 112 juta orang pada akhir tahun depan.

"Kami berhasil menarik sekitar 1.066.214 dosis vaksin AstraZeneca yang kedaluwarsa," tutur Faisal Shuaib dari Badan Pengembangan Layanan Kesehatan Utama Nasional dalam pernyataannya.

"Ketika vaksin-vaksin ini ditawarkan kepada kami, kami mengetahui vaksin itu memiliki masa simpan yang pendek, tapi kami tinggal dalam lingkungan di mana pasokan vaksin COVID-19 sangat langka, vaksin tidak tersedia karena nasionalisme vaksin," jelasnya.

Negara-negara kaya, sebut Shuaib, menimbun pasokan vaksin Corona dan kemudian menawarkannya untuk disumbangkan 'pada tahap di mana vaksin akan segera kedaluwarsa'.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah sejak lama memperingatkan kesenjangan distribusi vaksin global yang membuat banyak orang yang rentan di negara-negara miskin tidak mendapatkan satupun dosis vaksin, bahkan saat negara-negara kaya meluncurkan program suntikan booster.