Bertambah Lagi, Korban Tewas Ledakan Truk Tangki BBM di Haiti Jadi 90 Orang

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 21 Des 2021 04:41 WIB
Sebuah truk pengangkut bahan bakar bensin meledak di Kota Cap-Haitien, Haiti pada Selasa (14/12). Ledakan tersebut mengakibatkan lebih dari 50 orang tewas dan puluhan rumah terbakar.
Foto: Lokasi ledakan truk tangki di Haiti (Screenshoot AFP)
Cap-Haitien -

Korban meninggal dunia kembali bertambah imbas dari insiden meledaknya truk tangki berisi bahan bakar minyak (BBM) di Kota Cap-Haitien, Haiti. Kini total ada 90 orang yang tewas akibat kejadian tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Walikota Cap-Haitien, Patrick Almonor, seperti dilansir AFP, Selasa (21/12/2021). Patrick menyebut lusinan orang yang sebelumnya luka parah kini tewas imbas insiden ledakan itu.

"Lebih dari selusin orang yang terluka parah dalam ledakan truk gas pekan lalu telah tewas, meningkatkan jumlah kematian menjadi 90," kata Almonor.

Almonor mengatakan hitungan korban jiwa akibat ledakan truk tangki BBM tersebut belum lengkap. Menurutnya masih banyak korban yang mengalami luka parah dirawat di rumah sakit.

"Sayangnya masih belum lengkap karena luka parah yang diderita oleh mereka yang masih dirawat di rumah sakit," ucapnya.

Penghitungan sebelumnya yang dirilis minggu lalu oleh pihak berwenang Haiti menyebutkan korban tewas mencapai 75 orang. Sedangkan 47 orang lainnya mengalami luka bakar parah.

Untuk diketahui, Sebuah truk tangki bensin meledak di Kota Cap-Haiten, Haiti. Peristiwa itu menewaskan 62 orang hingga petugas medis kewalahan karena jumlah korban dikhawatirkan akan meningkat.

Menurut Almonor, truk tangki bensin tersebut diduga terbalik setelah pengemudi kehilangan kendali saat meliuk menghindari ojek. Bahan bakar tumpah ke jalan dan pejalan kaki tampaknya bergegas untuk mengambil gas tanker, komoditas berharga saat Haiti bergulat dengan kekurangan bahan bakar yang parah yang disebabkan oleh pengetatan cengkeraman geng kriminal di ibu kota Port-au-Prince.

Almonor mengatakan sekitar 20 rumah di daerah itu juga terbakar. Tetapi belum ada rincian tentang kemungkinan jumlah korban di dalam rumah.

Rumah Sakit Universitas Justinien di dekatnya kewalahan dengan pasien saat yang terluka diangkut ke fasilitas tersebut.

(maa/maa)