Bertambah, Korban Tewas Heli Jatuh Bawa Jenderal Militer India Jadi 7 Orang

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 18:44 WIB
(FILES) In this file photo taken on January 15, 2018 the then Indian army chief Bipin Rawat inspects the 
Army Day parade in New Delhi. - A helicopter carrying Indias defence chief General Bipin Rawat crashed in the southern state of Tamil Nadu on December 8, 2021, the air force said. (Photo by SAJJAD HUSSAIN / AFP)
Kondisi Jenderal Bipin Rawat yang ada di dalam helikopter yang jatuh, belum diketahui secara jelas (dok. AFP/SAJJAD HUSSAIN)
New Delhi -

Korban tewas dalam insiden jatuhnya helikopter yang membawa jenderal militer India bertambah menjadi tujuh orang. Nasib sang jenderal militer India masih belum diketahui secara jelas.

Seperti dilansir AFP, Rabu (8/12/2021), Jenderal Bipin Rawat menjabat sebagai Kepala Staf Pertahanan pertama di India, jabatan yang dibentuk pemerintah India tahun 2019 dan dipandang dekat dengan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi.

Jenderal berusia 63 tahun ini tengah bepergian bersama istrinya dan 12 orang lainnya dengan menggunakan helikopter Mi-17 buatan Rusia saat kecelakaan terjadi di dekat Coonoor, Tamil Nadu, pada Rabu (8/12) waktu setempat.

Tidak diketahui secara jelas apakah Jenderal Rawat berhasil selamat dari kecelakaan itu.

Tayangan video dari lokasi kejadian menunjukkan kerumunan orang berupaya memadamkan api yang membakar puing helikopter dengan ember berisi air. Sekelompok tentara tampak mengevakuasi salah satu penumpang dengan tandu rakitan.

Menteri Kehutanan wilayah Tamil Nadu, K Ramachandran, menuturkan kepada media lokal Times of India bahwa sedikitnya tujuh jenazah korban telah ditemukan di lokasi kejadian.

"Sejumlah korban luka telah dilarikan ke rumah sakit," ucap seorang pejabat departemen pemadam kebakaran di Coonoor kepada AFP.