Tiru AS, Australia Juga Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 10:41 WIB
FILE - In this Nov. 17, 2020, file photo, Australian Prime Minister Scott Morrison reviews an honor guard during a ceremony ahead of a meeting at Japanese Prime Minister Yoshihide Sugas official residence in Tokyo. Morrison said Monday, Nov. 30, 2020, a tweet by a Chinese official which shows a fake image of an Australian soldier appearing to slit a childs throat is “truly repugnant.
PM Australia, Scott Morrison, mengumumkan negaranya tidak akan mengirimkan pejabat ke Olimpiade Beijing 2022 (Kiyoshi Ota/Pool Photo via AP, File)

Sebelumnya, Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelocy mengatakan AS dan dunia "tidak bisa membiarkan seolah-olah tak ada yang salah dengan menyelenggarakan Olimpiade di negara yang melakukan genosida."

Sejumlah politikus AS mengatakan boikot diplomatik tidak cukup. Seorang senator dari Partai Republik Tom Cotton menyebutnya sebagai "langkah setengah-setengah" dan mengatakan pemerintah harus memboikot penuh Olimpiade.

Sementara itu, otoritas China dalam responsnya memperingatkan bahwa AS akan 'membayar harga' atas keputusannya itu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian mengatakan rencana AS mengganggu Olimpiade akan gagal dan Washington akan kehilangan kredibilitas.


(nvc/ita)