Ancaman Paman Sam ke Rusia Bila Niat Invasi Ukraina

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 06:01 WIB

Rusia Bantah

Rusia membantah rencana invasi ke Ukraina. Presiden Rusia Vladimir Putin bahkan menuding negara-negara Barat sebagai penyebab meningkatnya konflik di perbatasan Ukraina dan Rusia. Putin menuduh situasi konflik meningkat setelah kehadiran negara lain di laut hitam hingga pesawat pengebom negara lain di dekat perbatasan Rusia.

Dilansir AFP, Jumat (19/11), Putin menyampaikan tudingannya setelah Amerika Serikat menuduh Rusia membangun pasukan di dekat perbatasan Ukraina. Padahal mereka, kata Putin, yang justru selama berhari-hari meningkatkan kewaspadaan atas aktivitas militer Rusia di dekat Ukraina.

"Mitra Barat (kami) meningkatkan situasi dengan memasok Kiev dengan senjata modern yang mematikan dan melakukan manuver provokatif di Laut Hitam," kata Putin dalam pidatonya kepada kementerian luar negeri.

Dia bahkan menyebut mengklaim sejumlah pesawat pengebom negara lain berada dekat dengan Rusia. Dia menyebut mereka hanya berjarak 20 kilometer dari perbatasan Rusia. "20 km dari perbatasan kami," imbuhnya.

Tak hanya itu, Pemimpin Rusia itu mengatakan Moskow telah "terus-menerus meningkatkan kekhawatiran tentang ini" tetapi "semua peringatan dan pembicaraan kami tentang garis merah diperlakukan secara dangkal".

Tak hanya itu, Putin juga menyuarakan keprihatinan tentang latihan angkatan laut Amerika Serikat di Laut Hitam selama berhari-hari. Dia juga mengatakan kepada mitranya dari Prancis minggu ini bahwa itu tindakan "provokatif" dan mengarah pada "meningkatnya ketegangan" antara Moskow dan NATO.

Dia juga mengecam Ukraina karena menggunakan pesawat tak berawak buatan Turki untuk melawan pemberontak pro-Moskow.


(mae/mae)