Varian Omicron Menyebar ke 6 Negara Bagian AS

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 10:15 WIB
Total kasus virus Corona (COVID-19) di Amerika Serikat (AS) melampaui angka 20 juta kasus saat tahun baru atau pada 1 Januari 2021.
Ilustrasi (dok. AP Photo)
Washington DC -

Semakin banyak negara bagian Amerika Serikat (AS) yang melaporkan keberadaan kasus varian baru virus Corona (COVID-19), Omicron. Setidaknya enam negara bagian AS telah mengonfirmasi kasus pertama varian Omicron di wilayah masing-masing.

Kendati demikian, para pakar menilai varian Delta yang dominan masih menjadi ancaman besar saat musim dingin datang dan banyak warga AS yang berkumpul saat musim liburan. Demikian seperti dilansir Reuters, Sabtu (4/12/2021).

Negara bagian New Jersey, Maryland, Missouri, Nebraska, Pennsylvania dan Utah masing-masing melaporkan kasus pertama varian Omicron pada Jumat (3/12) waktu setempat. Missouri masih menunggu konfirmasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) atas sebuah kasus melibatkan seorang warga St Louis yang baru melakukan perjalanan domestik.

Para peneliti masih menyelidiki dampak varian Omicron, yang pertama diidentifikasi di Afrika Selatan ini. Bukti awal menunjukkan bahwa varian baru ini memicu penyakit yang lebih ringan dibandingkan pendahulunya, termasuk varian Delta.

Wabah varian Omicron menjadi berita utama di seluruh dunia dan mendorong para pemimpin politik untuk menerapkan pembatasan baru Corona. Namun Direktur CDC, Rochelle Walensky, menyatakan bahwa varian Delta masih tetap dominan di AS.

Kasus varian Omicron di Utah ditemukan dalam pengurutan genetik sampel-sampel Corona yang ada di laboratorium negara bagian tersebut.

Nebraska mengonfirmasi enam kasus varian Omicron sejauh ini, dengan hanya satu orang yang sudah divaksinasi. Namun seluruh kasus varian Omicron di negara bagian itu tidak memerlukan perawatan medis di rumah sakit.