Omicron Kian Dekat Indonesia Usai Terdeteksi di Malaysia

Haris Fadhil - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 05:44 WIB
Omicron dan berbagai varian Covid: Apakah vaksin yang sekarang beredar masih ampuh menangkal varian baru yang bermutasi sangat cepat?
Ilustrasi virus Corona (Foto: BBC Magazine)
Kuala Lumpur -

Virus Corona varian Omicron terus menyebar ke berbagai negara. Penyebaran virus Corona varian Omicron juga semakin mendekat ke Indonesia setelah Malaysia mengumumkan kasus varian Omicron di negaranya.

Dilansir dari Associated Press dan Reuters, Jumat (3/12/2021), Menteri Kesehatan Malaysia, Khairy Jamaluddin menjelaskan pihaknya melakukan pengujian ulang terhadap 74 sampel positif Corona di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) antara 11-28 November.

Pengujian ulang dilakukan usai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan varian Omicron sebagai 'variant of concern' pada 24 November. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang keluar pada Kamis (2/12) waktu setempat, terdapat satu kasus varian Omicron pada seorang mahasiswi asing berusia 19 tahun yang tiba dari Afrika Selatan (Afsel) sekitar 2 pekan lalu.

Mahasiswi yang tidak disebut asal kewarganegaraannya ini disebut sempat transit di Singapura dan tiba di Malaysia pada 19 November. Dia langsung menjalani tes PCR dan dinyatakan positif Corona keesokan harinya. Mahasiswi itu kemudian menjalani karantina selama 10 hari sebelum diperbolehkan pulang pada 29 November.

Khairy menyebut mahasiswi ini tidak mengalami gejala apapun dan sudah divaksinasi Corona. Lima orang lainnya yang menumpang kendaraan yang sama dengannya sebelum karantina telah dites Corona dan semua hasilnya negatif.

Dia mengatakan mahasiswi itu tiba di Malaysia sebelum Afrika Selatan melaporkan kasus pertama varian Omicron kepada WHO pada 24 November lalu.

"Yang penting adalah individu ini sudah mematuhi karantina rumah sepenuhnya... sudah divaksinasi penuh dan asymptomatic. Kami telah melakukan pelacakan kontak baik secara otomatis maupun manual, dan sejauh ini kasus ini dapat diatasi," ujar Khairy.

Dia mengatakan mahasiswi itu, bersama delapan orang lainnya yang menjadi kontak erat, telah diminta menjalani tes PCR tambahan untuk memastikan mereka benar-benar negatif Corona.

"Kami memanggil mereka hanya untuk memastikan mereka tidak positif," ucapnya.

Malaysia telah memperketat pembatasan usai kemunculan varian Omicron. Otoritas Malaysia melarang masuk para pelancong dari delapan negara Afrika dan mewajibkan pelancong dari negara-negara berisiko tinggi untuk memakai alat pelacak digital selama dikarantina.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat Video: Jokowi: Omicron Sudah Masuk Singapura, Kita Harus Waspada!

[Gambas:Video 20detik]