Pertama di Eropa, Belgia Deteksi Kasus Varian Baru Omicron

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 27 Nov 2021 10:48 WIB
Virus In Red Background - Microbiology And Virology Concept
Foto: Getty Images/iStockphoto/loops7
Jakarta -

Otoritas Belgia menyatakan telah mendeteksi sebuah kasus infeksi varian baru COVID-19 yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan. Ini merupakan kasus pertama yang diumumkan di Eropa.

Kasus ini merupakan orang yang tidak divaksinasi, yang baru kembali dari luar negeri.

"Kami memiliki kasus yang sekarang dikonfirmasi dari varian ini, B.1.1.529, yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan," kata Menteri Kesehatan Belgia Frank Vandenbroucke pada konferensi pers seperti diberitakan kantor berita AFP, Sabtu (27/11/2021).

Vandenbroucke mengatakan, orang yang terinfeksi itu dinyatakan positif pada 22 November dan belum pernah terinfeksi COVID-19 sebelumnya.

Seorang ahli virus Belgia terkemuka, Marc Van Ranst, dalam postingan di Twitter menyebutkan bahwa orang tersebut telah kembali dari Mesir pada 11 November.

Vandebroucke berkata: "Harus diulangi bahwa ini adalah varian yang dicurigai -- kami tidak tahu apakah itu varian yang sangat berbahaya."

Dia menekankan, bagaimanapun, bahwa "sebagai tindakan pencegahan" Eropa menghentikan penerbangan dari Afrika selatan.

Simak juga Video: Protes Pembatasan Covid-19 di Belgia Ricuh, Massa Disemprot Water Cannon

[Gambas:Video 20detik]