UNICEF Akan Danai Langsung Guru Afghanistan, Tanpa Lewat Taliban

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 05 Nov 2021 17:00 WIB
Guru dan anak-anak di Afghanistan gelar aksi tuntut hak-kesetaraan pendidikan bagi perempuan. Aksi digelar bertepatan dengan Hari Guru Nasional di Afghanistan.
Ilustrasi -- Guru perempuan di Afghanistan (dok. AP Photo/Ahmad Halabisaz)
Kabul -

Badan anak-anak pada Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), UNICEF, berencana membentuk sistem yang secara langsung mendanai para guru di Afghanistan, tanpa melalui Taliban yang kini berkuasa di negara itu. Pendanaan internasional untuk Afghanistan dibekukan sejak Taliban mengambil alih kekuasaan.

"UNICEF sedang menyiapkan sistem yang akan memungkinkan pembayaran langsung untuk para guru tanpa dana tersebut disalurkan melalui otoritas de-facto," ucap Kepala Pendidikan Afghanistan pada UNICEF, Jeannette Vogelaar, kepada Reuters via email, Jumat (5/11/2021).

Sebagai persiapan, sebut Vogelaar, UNICEF akan mulai mendaftarkan semua guru sekolah-sekolah umum di Afghanistan.

"Cara terbaik untuk mendukung pendidikan anak perempuan di Afghanistan adalah terus mendukung sekolah-sekolah dan guru-guru mereka. UNICEF menyerukan para donatur untuk tidak mengecewakan anak-anak Afghanistan," sebut Vogelaar.

Layanan publik Afghanistan, khususnya kesehatan dan pendidikan, jatuh ke dalam krisis sejak Taliban berkuasa pada pertengahan Agustus lalu.

Banyak pemerintahan asing melarang pendanaan selain bantuan kemanusiaan yang disalurkan melalui lembaga multilateral. Itu pada umumnya terbatas pada pasokan darurat seperti gandum dan selimut, sehingga para pekerja layanan publik termasuk guru tidak mendapatkan gaji selama berbulan-bulan.

Dana miliaran dolar Amerika milik Bank Sentral Afghanistan yang disimpan di luar negeri juga dibekukan.