Ledakan Bom Tewaskan 3 Warganya, Aljazair Salahkan Maroko

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 03 Nov 2021 21:51 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Aljir -

Tiga orang pengemudi truk di Aljazair tewas usai terkena serangan bom. Pihak Aljazair menuduh serangan itu berasal dari negara tetangga, Maroko.

"Tiga warga Aljazair dibunuh. dalam serangan barbar di truk mereka," kata Kantor Kepresidenan Aljazair dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita resmi Aljazair, APS, dilansir dari AFP, Rabu (11/3/2021).

Serangan tersebut terjadi pada Senin (1/11) waktu setempat. Ketiga korban diketahui tengah melakukan perjalanan dari Mauritania Nouakchott ke kota Ouargla di Aljazair.

"Beberapa faktor menunjukkan bahwa pasukan pendudukan Maroko di Sahara Barat melakukan pembunuhan dengan senjata canggih," tulis pernyataan Kantor Kepresidenan Aljazair.

Wilayah Sahara Barat sedang diperebutkan oleh Aljazair dan Maroko. Namun, 80 persen wilayah Sahara Barat kini dikendalikan Maroko.

Pernyataan otoritas Aljazair tidak merinci secara pasti di mana lokasi pengeboman terjadi. Namun editor situs Aljazair Mena Defense, Akram Kharief, mengatakan 'pengemudi truk Aljazair tewas di Bir Lahlou'. Lokasinya berada di jalan raya di Sahara Barat.

Aljazair vs Maroko

Pada bulan Agustus, Aljazair memutuskan hubungan diplomatik dengan Maroko dengan alasan 'tindakan permusuhan'. Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) telah menyerukan perdamaian antara dua negara tersebut.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa situasi di Sahara Barat telah 'memburuk secara signifikan' selama setahun terakhir.

Simak juga 'Aksi Peringati 60 Tahun Pembantaian Warga Aljazair di Paris':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/haf)