Beri Proposal Atasi Krisis Afghanistan, Iran Desak Taliban Lebih Bersahabat

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 28 Okt 2021 12:44 WIB
Setelah mengambil alih Afganistan, Taliban akan menetapkan tatanan politiknya dalam waktu dekat. Ada janji-janji yang terlontar dari mereka.
Ilustrasi -- Bendera Taliban (dok. AP Photo)

Poin ketiga, menurut Abdollahian, Taliban perlu mengadopsi 'pendekatan bersahabat' dan memberikan jaminan bahwa tidak akan ada ancaman bagi negara-negara tetangga Afghanistan.

"Sangat penting bahwa Taliban mengadopsi pendekatan bersahabat terhadap negara-negara tetangganya dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meyakinkan mereka bahwa tidak ada ancaman bagi negara-negara tetangga dari Afghanistan," ucap Abdollahian.

"Saya harap kita bisa memberikan gambaran lebih jelas tentang realitas Afghanistan, dan harapan negara-negara tetangga yang paling terdampak oleh perkembangan di negara itu, dan mengembangkan roadmap," cetusnya.

Poin keempat, sebut Abdollahian, rakyat Afghanistan memiliki kebutuhan mendesak untuk bantuan kemanusiaan yang disalurkan secara adil. Ini membutuhkan mekanisme solid, dan Iran menyarankan agar bantuan itu disalurkan melalui program Organisasi Kerja Sama Ekonomi untuk Afghanistan.

Terakhir, poin kelima, Abdollahian mengusulkan pembentukan mekanisme kerja sama intelijen-keamanan untuk memerangi kejahatan terorganisir dan terorisme di Afghanistan.

Iran yang berbagi perbatasan darat sepanjang 900 kilometer dengan Afghanistan, tidak mengakui Taliban saat kelompok itu berkuasa tahun 1996-2001 lalu. Namun Iran tampaknya mulai melunakkan sikap kerasnya beberapa waktu terakhir atas nama pragmatisme.


(nvc/tor)