Australia Cabut Larangan Perjalanan Internasional Bagi Warganya

Mutia Safira - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 16:05 WIB
Airplane flying above clouds
ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Remus Kotsell)
Jakarta -

Pemerintah Australia akan mencabut larangan perjalanan internasional tanpa izin bagi warga negaranya. Hal ini diumumkan pada Rabu (27/10), dengan perbatasan negara rencananya akan dibuka untuk pekerja terampil dan pelajar internasional mulai akhir tahun ini.

Dilansir dari kantor berita AFP, Rabu (27/10/2021), Kementerian Kesehatan dan Kementerian Urusan Dalam Negeri menyatakan bahwa setelah lebih dari 18 bulan Australia memberlakukan penutupan perbatasan internasional, warga negara yang telah divaksinasi penuh tidak perlu mencari surat keterangan untuk meninggalkan negara itu.

Hal tersebut karena tingkat vaksinasi penuh atau dua dosis pada orang dewasa di Australia telah mendekati target 80 persen.

Menteri Dalam Negeri Australia, Karen Andrews, lebih lanjut mengatakan bahwa sementara warga negara Australia menjadi prioritas saat ini, lebih banyak pembatasan perjalanan - termasuk bagi beberapa bukan warga negara - akan dilonggarkan karena tingkat vaksinasi meningkat.

"Sebelum akhir tahun, kami mengantisipasi untuk menerima para pekerja terampil dan mahasiswa internasional yang telah divaksinasi penuh," ujarnya.

Sebelumnya pada 20 Maret tahun lalu, Australia memberlakukan beberapa kebijakan pembatasan perbatasan paling ketat di dunia, sebagai respons terhadap pandemi COVID-19.

Di bawah aturan itu, selama hampir 600 hari, penerbangan internasional yang tak terhitung jumlahnya telah diberhentikan dan perjalanan ke luar negeri telah melambat. Puluhan ribu warga negara Australia tertahan di luar negeri dan penduduk asing tak dapat kembali ke tempat asalnya.

Simak video 'Siswa di New South Wales Mulai Kembali ke Sekolah':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)