Serangan Berlanjut, Koalisi Arab Saudi Tewaskan 85 Pemberontak Houthi

Mutia Safira - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 10:30 WIB
Operasi militer pimpinan Arab Saudi melawan pemberontak Houthi di Yaman telah terjadi lebih dari enam tahun terakhir.
ilustrasi perang di Yaman (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Koalisi militer pimpinan Arab Saudi di Yaman kembali melaporkan telah menewaskan 85 orang pemberontak Houthi dalam serangan-serangan udara, yang dilakukan selama 24 jam terakhir di dekat kota strategis Marib.

Seperti dilansir dari AFP, Rabu (27/10/2021), koalisi Saudi mengklaim sekitar 1.800 orang telah tewas dalam serangan-serangan udara yang dilakukan selama dua minggu terakhir di sekitar Marib.

Kelompok pemberontak Houthi yang didukung Iran biasanya tidak pernah memberikan komentar mengenai jumlah korban di pihaknya, dan jumlah korban secara pasti belum dapat diverifikasi.

Marib, ibu kota provinsi yang kaya minyak, merupakan benteng pertahanan terakhir pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Seperti diberitakan kantor berita resmi Saudi, Saudi Press Agency (SPA), koalisi Saudi menyatakan "sembilan kendaraan militer hancur dan 85 gerilyawan tewas dalam serangan yang dilakukan 24 jam terakhir di Al-Jawba, di selatan Marib, dan Al-Kassara, barat laut kota tersebut".

Lebih lanjut koalisi Saudi menyatakan telah melakukan serangan besar-besaran di sekitar Marib dalam beberapa pekan terakhir.

Sebelumnya pada bulan Februari, Houthi memulai aksi untuk merebut Marib, dan secara terus-menerus melancarkan serangan mereka sejak September.

Perang saudara di Yaman dimulai pada tahun 2014 ketika kelompok Houthi merebut ibu kota Sanaa, 120 kilometer sebelah barat Marib. Hal ini mendorong pasukan militer negara-negara Teluk pimpinan Saudi untuk campur tangan guna mendukung pemerintah Yaman.

Ratusan ribu orang telah tewas dan jutaan lainnya mengungsi, dalam apa yang disebut PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

(ita/ita)