Kisah Pilu Keluarga Afghanistan Kelaparan, Jual Bayi Rp 7 Juta!

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 12:22 WIB
Ancaman gizi buruk kian nyata di Afghanistan. Kondisi perekonomian yang belum stabil membuat orang tua di negara itu mati-matian penuhi kebutuhan anak mereka.
Ilustrasi (dok. AP Photo)

Suami wanita ini atau ayah dari bayi yang dijual hanya bekerja mengumpulkan sampah, namun kini pekerjaan itu tidak menghasilkan uang.

"Kami kelaparan. Sekarang kami tidak punya tepung, tidak ada minyak di rumah. Kami tidak punya apa-apa," ujar ayah sang bayi yang tidak disebut namanya ini.

"Putri saya tidak tahu seperti apa masa depannya nanti. Saya tidak tahu bagaimana perasaannya tentang itu, tapi saya harus melakukannya," ucapnya.

Disebutkan bahwa pria yang berniat membeli bayi pasangan ini telah membayar setengah dari harga total untuk bayi perempuan itu. Sisanya baru akan dilunasi setelah bayi itu diserahkan kepadanya beberapa bulan ke depan.

BBC dalam laporannya menyebut praktik perdagangan bayi ini telah dilaporkan ke tim perlindungan anak pada Badan Anak-anak PBB atau UNICEF.

"Afghanistan sekarang berada di antara krisis kemanusiaan terburuk di dunia, mungkin yang terburuk. Kami menghitung mundur menuju bencana," ucap Direktur Eksekutif WFP PBB, David Beasley.


(nvc/ita)