Alec Baldwin Tembak Kru, Ramai Seruan Larangan Senjata Api di Lokasi Syuting

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 08:58 WIB
Jakarta -

Ramai seruan di Hollywood, Amerika Serikat untuk melarang penggunaan senjata api di lokasi syuting. Seruan ini muncul setelah aktor Alec Baldwin secara tak sengaja menembak mati sinematografer, Halyna Hutchins dalam tragedi di lokasi syuting yang mengejutkan.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (25/10/2021), Hutchins tertembak di bagian dada ketika Baldwin menembakkan senjata properti selama pembuatan film "Rust" di negara bagian New Mexico pada Kamis (21/10) waktu setempat. Wanita berumur 42 tahun itu meninggal tak lama setelah insiden itu.

Sutradara, Joel Souza (48) yang berjongkok di belakangnya saat Baldwin bersiap menembak, terluka dan dirawat di rumah sakit, sebelum kemudian dibolehkan pulang.

Polisi masih menyelidiki penembakan tragis itu. Insiden ini memicu spekulasi kuat di media sosial tentang bagaimana kecelakaan seperti itu bisa terjadi, meskipun ada protokol keamanan senjata yang terperinci dan telah lama ditetapkan untuk pembuatan film.

Sebuah petisi di situs web change.org yang menyerukan larangan senjata api sungguhan di lokasi syuting dan kondisi kerja yang lebih baik bagi kru, telah mendapatkan lebih dari 15.000 tanda tangan pada hari Minggu (24/10) waktu setempat.

"Tidak ada alasan untuk hal seperti ini terjadi di abad ke-21," demikian bunyi teks petisi yang diluncurkan oleh Bandar Albuliwi, seorang penulis skenario dan sutradara.

Dave Cortese, seorang Demokrat terpilih untuk Senat California, mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Ada kebutuhan mendesak untuk mengatasi pelanggaran kerja yang mengkhawatirkan dan pelanggaran keselamatan yang terjadi di set produksi film, termasuk kondisi berisiko tinggi yang tidak perlu seperti penggunaan senjata api sungguhan."