12 Orang Tewas dalam Bentrok Senjata di Somalia Tengah

Arief Ikhsanudin - detikNews
Minggu, 24 Okt 2021 02:56 WIB
The dead womans body. Focus on hand
Foto: Getty Images/iStockphoto/Artem_Furman
Somalia -

Setidaknya 12 orang tewas dalam pertempuran di Somalia bagian tengah. Saat itu pasukan pro pemerintah merebut kota Guricel dari gerilyawan Sufi.

Dilansir dari AFP, Minggu (24/10/2021), pasukan nasional dan paramiliter Galmudug mengusir pejuang Sufi yang setia pada Ahlu Sunna Wal Jamaa (ASWJ).

"Kami sejauh ini mengkonfirmasi bahwa 12 orang, empat di antaranya warga sipil, tewas dalam pertempuran sengit di Guricel pagi ini (Sabtu, 23/10)," kata Mohamed Bile, seorang komandan militer di Galmudug, kepada AFP melalui telepon.

"Jumlah korban itu bisa meningkat, tetapi situasinya sekarang tenang dan pasukan pemerintah mengendalikan sebagian besar lingkungan," ucapnya.

Pejuang ASWJ menduduki Guricel awal bulan ini, mengambil alih kota terbesar kedua di Galmudug setelah pertempuran singkat dengan pasukan lokal.

Kelompok Sufi telah menguasai banyak kota besar di Galmudug selama dekade terakhir, dan upaya untuk menengahi penyelesaian militer dan politik untuk perseteruan mereka dengan otoritas regional belum berhasil.

Menteri Penerangan Galmudug Ahmed Shire menyalahkan ASWJ karena memprovokasi bentrokan terbaru.

"Pasukan pemerintah mempertahankan posisi mereka selama sebulan, dan meminta pihak-pihak yang menyerang untuk mengosongkan kota dengan damai, untuk menghindari konfrontasi bersenjata dan menimbulkan korban sipil," katanya kepada wartawan.

"Sayangnya, mereka ... menyerang pangkalan militer milik pasukan pemerintah, yang dengan keras menolak kemajuan mereka. Pemerintah telah mengambil kembali kendali atas posisi mereka, dan mengusir sisa-sisa milisi ke semak-semak," katanya.

(aik/aik)