Eks Militer Kolombia Terlibat Pembunuhan Presiden Haiti Ditangkap di Jamaika

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sabtu, 23 Okt 2021 05:15 WIB
Presiden Haiti, Jovenel Moise, tewas dibunuh dalam serangan di kediaman pribadinya pada Rabu (7/7) dini hari. Saat ini para pelaku pembunuhan telah ditangkap.
Ilustrasi (AP/Joseph Odelyn)
Bogota -

Seorang mantan perwira militer Kolombia yang dicari oleh pihak berwenang Haiti atas pembunuhan Presiden Jovenel Moise telah ditangkap di Jamaika. Penangkapan tersebut dikonfirmasi pihak berwenang Kolombia.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (23/10/2021), Mario Palacios dituduh sebagai salah satu dari 26 tentara bayaran Kolombia yang diduga ikut serta dalam pembunuhan 7 Juli lalu terhadap Moise di rumahnya di Port-au-Prince, di mana istrinya Martine juga ditembak dan terluka.

"Kami telah diberitahu tentang penangkapan Tuan Palacios. Apa yang terjadi sekarang...adalah proses ekstradisi ke Haiti," kata Kepala Polisi Kolombia, Jorge Vargas dalam sebuah video.

Jorge Vargas diberitahu tentang penangkapan itu oleh kantor Interpol di Kingston, Jamaika. Tidak ada rincian yang diberikan tentang penangkapan itu, atau bagaimana Palacios akan berhasil mencapai pulau tetangga Jamaika dari Haiti.

Palacios telah menjadi subyek red notice Interpol. Tiga warga Kolombia tewas oleh angkatan bersenjata Haiti yang menanggapi serangan itu dan 18 lainnya ditahan, bersama dua warga AS keturunan Haiti.

Vargas sebelumnya mengatakan orang Kolombia yang ditangkap mengklaim bahwa rencana awalnya adalah menangkap Moise dan menyerahkannya ke Badan Penegakan Narkoba AS (DEA).

Tentara bayaran itu dikontrak oleh perusahaan keamanan Venezuela yang berbasis di Miami, CTU. Pemerintah Kolombia telah mengeluhkan perlakuan buruk terhadap warganya oleh otoritas Haiti.

Pembunuhan itu memperdalam krisis yang sudah dramatis di Haiti, yang menderita karena kurangnya keamanan, meningkatnya kekerasan geng dan serentetan penculikan.

Ibu kota juga telah dilumpuhkan oleh kekurangan bahan bakar yang disebabkan oleh geng-geng yang mengontrol akses minyak, dan demonstrasi oleh mereka yang marah karena bensin hanya tersedia di pasar gelap.

Simak video 'Eks Hakim Agung Haiti Jadi Tersangka Pembunuhan Presiden Moise':

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/rfs)