Irak Tangkap Militan ISIS Dalang Bom Baghdad yang Tewaskan 300 Orang

Mutia Safira - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 11:19 WIB
Ilustrasi militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS)
ilustrasi kelompok ISIS (Foto: AFP)
Jakarta -

Otoritas Irak menangkap seorang militan ISIS yang mendalangi aksi bom bunuh diri di Baghdad, ibu kota Irak pada tahun 2016, yang menewaskan 300 orang.

Seperti dilansir media BBC, Selasa (19/10/2021), Perdana Menteri (PM) Irak, Mustafa al-Kadhimi mengumumkan bahwa Ghazwan al-Zawbaee ditangkap dalam "operasi intelijen di luar negeri". Dia menuduh warga Irak itu sebagai "pelaku utama di balik kekejaman di Karrada dan banyak lainnya".

Serangan bom tahun 2016 di distrik Karrada merupakan aksi pengeboman tunggal paling mematikan di Irak sejak invasi Amerika Serikat (AS) pada tahun 2003.

Saat itu, sebuah truk berisi bahan peledak diledakkan di sebelah pusat perbelanjaan yang ramai, di mana orang-orang sedang menikmati malam berbuka puasa di bulan suci Ramadhan. Banyak dari korban tewas akibat kebakaran yang melahap gedung tersebut setelah ledakan bom.

"Membawa mereka yang terlibat dalam pertumpahan darah rakyat kita adalah tugas nasional," ucap Kadhimi dalam pernyataannya saat mengumumkan penangkapan Zabaee.

Pemimpin Irak itu tidak menyebutkan lokasi penangkapan. Namun, dua pejabat intelijen Irak mengatakan kepada media Associated Press bahwa operasi tersebut dilakukan oleh pasukan Irak, yang bekerja sama dengan negara tetangga yang tidak disebutkan namanya, dan bahwa dia dibawa ke Irak dua hari lalu.

Juru bicara pasukan keamanan Irak, Jenderal Yehia Rasool, dalam akun Twitternya mengunggah beberapa foto yang menunjukkan seorang pria dengan mata tertutup sedang duduk di sebelah dua penjaga bersenjata di sebuah pesawat angkut militer.